Makan Baronjin, Kuliner Tradisional Meriahkan RSBG di Kota Solok
Solok, InfoPublikSolok – Tidak hanya menampilkan budaya khas daerah, gelaran Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) juga memperkenalkan kuliner tradisional Kota Solok, yakni makan baronjin, kepada ribuan pengunjung pada pembukaan acara di hamparan sawah Solok, Kamis (11/9).
Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Milda Murniati, menyebutkan hidangan makan baronjin disiapkan langsung oleh Bundo Kanduang dari setiap kelurahan. “Ribuan pengunjung dapat menikmati makan baronjin yang disediakan oleh Bundo Kanduang di masing-masing kecamatan,” ujarnya.
Dalam satu paket nasi baronjin, terdapat beragam lauk khas, mulai dari karacuik baluik dengan kuah santan, hingga samba nan ampek yang berisi kalio dagiang, gulai rabuang, perkedel, serta toco atau lalap sebagai pelengkap. Sajian ini disediakan dalam dulang dan dibungkus daun pisang, memberikan cita rasa serta pengalaman tersendiri saat disantap.
Milda menjelaskan, istilah baronjin berarti “runcing tajam tapi tidak melukai”, melambangkan keakraban serta eratnya silaturahmi antara mertua, menantu, maupun orang tua. Nasi baronjin biasanya hadir pada tradisi Pai Pulang Tunduak dalam rangkaian acara pernikahan, ketika pihak keluarga marapulai memberikan hidangan tersebut.
Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Fajar Hutomo, yang turut mencicipi hidangan itu, mengaku terkesan dengan keunikan nasi baronjin. “Meskipun saya sudah beberapa kali ke Sumbar, baru pertama kali berkunjung ke Kota Solok. Kuliner di sini sangat khas, termasuk nasi baronjin yang bisa menjadi daya tarik wisatawan,” ungkapnya.























