Kolaborasi Polri dan Pemda, Program Penanaman Jagung Diperkuat di Kota Solok

Kolaborasi Polri dan Pemda, Program Penanaman Jagung Diperkuat di Kota Solok

Solok, InfoPublikSolok – Polres Solok Kota terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan diterimanya bantuan benih jagung hibrida Sage 01 oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Solok Kota dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok, Senin (18/5).

Bantuan benih diserahkan langsung Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok, Ade Kurniati, kepada Kasat Binmas Polres Solok Kota IPTU Ril Putra di kantor dinas setempat. Bantuan yang diberikan berupa benih jagung hibrida Sage 01 dalam kemasan 20 kilogram dan 5 kilogram.

IPTU Ril Putra mengatakan bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penanaman jagung sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, benih jagung Sage 01 merupakan varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi serta ketahanan terhadap berbagai penyakit tanaman, sehingga berpotensi meningkatkan hasil panen petani.

“Keunggulan benih ini terletak pada potensi hasil panen yang tinggi, ketahanan terhadap penyakit utama tanaman jagung, serta teknologi pelindung benih yang membantu menjaga kualitas dan daya tumbuh selama penyimpanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan benih untuk lahan seluas satu hektare berkisar antara 15 hingga 20 kilogram. Oleh karena itu, bantuan yang diterima diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program budidaya jagung secara optimal.

Lebih lanjut, IPTU Ril Putra menegaskan bahwa pengembangan komoditas jagung memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk menjaga ketersediaan pangan tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Komoditas jagung memiliki peran penting sebagai bahan baku pakan ternak dan berpotensi dikembangkan sebagai sumber energi alternatif. Polres Solok Kota bersama pemerintah daerah dan kelompok tani akan terus bersinergi agar program ketahanan pangan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan mandiri,” katanya.

Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani, program penanaman jagung diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Solok.


Komentar

Tinggalkan komentar