Babak 32 Besar FE Cup 2: EPA Semen Padang Gilas Persada Dumai 11-0

Babak 32 Besar FE Cup 2: EPA Semen Padang Gilas Persada Dumai 11-0

Solok, InfoPublikSolok - Awal yang luar biasa dicatatkan oleh tim Elite Pro Academy (EPA) Semen Padang U20 dalam laga perdana mereka di turnamen bergengsi FE CUP 2. Bertanding dalam babak 32 besar di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Selasa, (2/6). Tim muda berjuluk Kabau Sirah Mudo ini sukses menggulung wakil Riau, Persada FC Dumai, dengan skor telak 11-0.

Turnamen akbar Solok Raya yang memperebutkan total hadiah Rp350 juta ini langsung dikejutkan oleh performa kelas wahid anak-anak asuh EPA Semen Padang. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, intensitas serangan yang dibangun dari lini tengah tidak mampu diredam oleh lini pertahanan Persada Dumai. Komposisi skuad muda yang dimotori oleh nama-nama seperti Fariz di bawah mistar gawang, serta Imam selaku kapten tim, tampil begitu dominan sepanjang laga.

Daya gempur tim Kabau Sirah Mudo terbukti merata di setiap paruh waktu. Pada babak pertama, skuad EPA Semen Padang sudah langsung tancap gas dengan menyarangkan 3 gol ke gawang Persada Dumai.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan bukannya mengendur melainkan kian menggila. Koordinasi apik antar lini depan membuat mereka sukses menggelontorkan 8 gol tambahan di babak kedua. Keran gol yang mengalir deras dari lini serang ini mengunci kemenangan fantastis 11-0 sekaligus menjadi rekor gol terbesar sementara selama turnamen.

Keberhasilan EPA Semen Padang memenangkan laga tidak lepas dari atmosfer luar biasa yang dihadirkan oleh para pendukung setianya. Ratusan suporter Semen Padang sengaja datang langsung dari berbagai daerah untuk memadati tribun Stadion H. Marah Adin.

Kehadiran Ultras West Sumatera yang riuh dengan nyanyian sepanjang 90 menit pertandingan, berhasil mengubah stadion di Kota Solok tersebut layaknya markas utama mereka sendiri. Chant-chant pembakar semangat yang menggema dari tribun penonton sukses melecut motivasi para pemain muda untuk terus menggempur gawang lawan tanpa ampun.

Berkat kemenangan masif 11-0 ini, EPA Semen Padang U20 berhak mengamankan satu tiket ke babak 16 besar. Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai di fase gugur berikutnya.

Berdasarkan bagan turnamen resmi yang dirilis panitia, EPA Semen Padang dijadwalkan akan menantang Sheza FC memperebutkan tiket perempat final pada tanggal 17 Juni 2026. Pertemuan kedua tim diprediksi akan berjalan sengit dan adu taktik di lapangan hijau akan menjadi tontonan menarik bagi warga Solok Raya.

Sheza FC, tim asal Merangin Jambi yang lolos setelah melewati hadangan QM Famili Solsel, bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Sektor belakang Sheza FC dikomandoi langsung oleh Seydou Diakite. Berbekal pengalaman profesional di Liga Indonesia bersama PSMS Medan dan Perseru Badak Lampung FC, pemain bertubuh kekar asal Mali ini dikenal sebagai "Raja Tarkam" yang tangguh dalam duel udara maupun intersep bola-bola bawah. Ketenangan Diakite di area penalti akan menjadi ujian berat pertama bagi agresivitas lini serang EPA Semen Padang.

Berbeda dengan skuad muda EPA Semen Padang yang mengandalkan kecepatan dan determinasi fisik, Sheza FC mengandalkan kematangan mental bertanding. Komposisi skuad mereka diisi oleh deretan pemain penuh jam terbang tinggi yang sangat jeli dalam memanfaatkan momentum serangan balik dan kesalahan sekecil apa pun dari lawan.

Kunci laga ini akan berada pada sejauh mana skuad asuhan Sheza FC meredam atmosfer Stadion H. Marah Adin. Sebagai pemain asing yang karismatik, Diakite justru dikenal sangat dekat dan terbiasa dengan riuhnya atmosfer penonton di Indonesia. Benturan taktik antara kolektivitas skuad matang Sheza FC melawan ledakan energi muda Kabau Sirah Mudo diprediksi akan berjalan sangat ketat.


Komentar

Tinggalkan komentar