Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemko Solok Salurkan Bibit Pohon di Area Rawan Banjir

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemko Solok Salurkan Bibit Pohon di Area Rawan Banjir

Solok, InfoPublikSolok - Pemerintah Kota Solok mengintegrasikan aksi nyata pelestarian alam dengan aktivitas masyarakat dengan menyerahkan bibit pohon pelindung secara simbolis kepada 13 kelurahan di sela-sela kegiatan Car Free Day (CFD), Minggu (21/6). Langkah strategis dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional ini difokuskan sebagai upaya penghijauan sekaligus memitigasi dampak genangan air di kawasan rawan banjir perkotaan.

Agenda yang diinisiasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra. Penyerahan bibit turut didampingi oleh jajaran Polres Solok Kota, Duta Narkoba, serta dihadiri Sekretaris Dinas PerkimLH Novri Aprilizen beserta para lurah se-Kota Solok.

Dalam aksi lingkungan ini, sebanyak 30 bibit pohon pilihan yang terdiri dari 15 bibit mahoni dan 15 bibit petai disiapkan. Sebanyak 13 bibit diserahkan secara simbolis kepada perwakilan masing-masing kelurahan untuk ditanam di titik-titik rawan banjir perkotaan, sementara sisa bibit lainnya dibagikan langsung kepada masyarakat umum untuk ditanam di lingkungan rumah masing-masing.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian kolektif aparatur pemerintah bersama unsur TNI/Polri dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem kota.

"Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini kami jadikan momentum bersama Polres Solok Kota untuk mendistribusikan bibit pohon ke 13 kelurahan. Pohon-pohon ini nantinya akan ditanam di kawasan rawan banjir. Kami berharap upaya kolaboratif ini dapat memberikan manfaat nyata dalam jangka panjang bagi kelestarian lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat," ujar Wali Kota Ramadhani.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas PerkimLH Kota Solok, Novri Aprilizen, mengingatkan pentingnya pasca-pemeliharaan. Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan penghijauan ini bertumpu pada kepedulian aktif masyarakat untuk merawat pohon yang sudah ditanam.

"Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan investasi kehidupan untuk masa depan. Melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan merawat pohon-pohon ini, kita bersama-sama dapat menciptakan Kota Solok yang lebih hijau, sehat, dan asri bagi generasi mendatang," pungkas Novri.

 


Komentar

Tinggalkan komentar