Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat, RSUD Serambi Madinah Gelar Pelatihan Penanganan Henti Jantung
Solok, InfoPublikSolok - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serambi Madinah Kota Solok terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Angkatan ke-II yang ditujukan khusus bagi jajaran tenaga keperawatan, bertempat di Lantai 2 Poliklinik RSUD Serambi Madinah, Sabtu (13/6).
Bekerja sama dengan Primamed Nusa Persada selaku lembaga kompeten di bidang kegawatdaruratan medis, pelatihan intensif ini berlangsung selama enam hari penuh, sejak 8 hingga 13 Juni 2026. Fokus utama dari program ini adalah melatih keterampilan taktis perawat dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus trauma akut dan henti jantung (cardiac arrest) sesuai standar medis nasional.
Rangkaian pelatihan dikemas melalui metode pembelajaran yang komprehensif. Tiga hari pertama dilaksanakan secara daring untuk pendalaman teori oleh instruktur bersertifikat, dilanjutkan dengan tiga hari berikutnya untuk simulasi intensif, praktik keterampilan bantuan hidup dasar, hingga evaluasi uji kompetensi di lapangan. Seluruh peserta dituntut mempraktikkan langsung prosedur darurat menggunakan peralatan khusus dengan skenario yang mendekati kondisi riil di lapangan.
Direktur RSUD Serambi Madinah, Dra. Dessy Syafril, Apt, MPH., dalam pembukaan daring menyampaikan bahwa penguasaan kompetensi BTCLS sangat krusial bagi tenaga keperawatan agar mampu mengambil keputusan medis yang cepat, tepat, dan profesional saat menghadapi situasi kritis.
"Melalui pelatihan BTCLS ini, kami ingin seluruh perawat di RSUD Serambi Madinah memiliki kesiapan mental, kemampuan teknis, dan kepercayaan diri yang tinggi dalam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan. Kompetensi ini adalah modal mutlak untuk menghadirkan pelayanan kesehatan prima yang berkualitas bagi masyarakat," jelas Dessy Syafril.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Serambi Madinah, Ns. Firawati, S.Kep, MARS., menambahkan bahwa pelatihan ini bukan sekadar penyegaran ilmu, melainkan kewajiban rumah sakit dalam melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkelanjutan.
"Pelatihan BTCLS ini adalah instrumen wajib dalam peningkatan kapasitas SDM kami, sekaligus menjadi salah satu pemenuhan syarat penting untuk Akreditasi Rumah Sakit. Melihat urgensinya, kami mengagendakan pelatihan ini untuk kembali dilaksanakan pada tahun depan," tegas Firawati.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan BTCLS Angkatan ke-II ini, RSUD Serambi Madinah terus membuktikan konsistensinya dalam mencetak tenaga kesehatan yang andal dan responsif. Penataan kompetensi ini berjalan selaras dengan core value dan motto rumah sakit, yaitu RANCAK (Ramah, Amanah, Nyaman, Cepat, Aman, dan Kompeten), demi menjamin pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga Kota Solok.

















