Satpol PP Kota Solok Utamakan Pendekatan Humanis dalam Penanganan Pelanggaran Trantib
Solok, InfoPublikSolok - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solok kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum (trantib) melalui pendekatan persuasif dan humanis. Hal ini tercermin dalam penanganan sepasang muda-mudi pada Kamis (23/4) di Markas Komando (Mako) Satpol PP Kota Solok.
Pasangan tersebut sebelumnya diamankan oleh pihak kepolisian di kawasan Galanggang Batuang karena diduga melakukan pelanggaran ketertiban umum. Selanjutnya, keduanya diserahkan kepada Satpol PP untuk menjalani proses pembinaan sesuai kewenangan yang berlaku.
Proses penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, serta Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan. Kegiatan ini juga dihadiri Kapolsek Solok Kota dan pihak keluarga dari kedua belah pihak guna memastikan penyelesaian yang komprehensif dan berimbang.
Dalam proses tersebut, petugas memberikan pembinaan berupa arahan dan edukasi, serta menekankan pentingnya menjaga norma sosial dan ketertiban di ruang publik. Selain itu, dilakukan mediasi dengan menghadirkan keluarga sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pembinaan generasi muda.
Hasil mediasi menunjukkan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Kesepakatan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek sosial, pembinaan, serta komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kota Solok, Jimmi Muhara, menegaskan bahwa langkah pembinaan menjadi prioritas dalam menangani pelanggaran ringan, khususnya yang melibatkan remaja.
“Pendekatan persuasif dan pembinaan menjadi bagian penting dalam penegakan ketertiban umum. Kami juga melibatkan keluarga agar proses pembinaan berjalan optimal,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan, Yopi Yanuardo, SH, menambahkan bahwa keterlibatan keluarga sangat penting dalam mencegah pelanggaran berulang.
“Kami berharap peran aktif keluarga dapat memperkuat pembinaan sehingga kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” katanya.
Satpol PP turut mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk senantiasa menjaga perilaku dan mematuhi norma yang berlaku. Peran keluarga dan lingkungan dinilai sangat penting dalam mencegah terjadinya pelanggaran serupa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Satpol PP, kepolisian, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman di Kota Solok.













