SDN 09 PPA Kota Solok Kembangkan Literasi Dua Bahasa melalui Inovasi Kereta Lilis Duba

SDN 09 PPA Kota Solok Kembangkan Literasi Dua Bahasa melalui Inovasi Kereta Lilis Duba

Solok, InfoPublikSolok – Semangat literasi di kalangan siswa yang mulai memudar kembali disulut oleh inovasi kreatif dari SDN 09 PPA Kota Solok. Melalui program KERETA LILIS DUBA (Keterampilan Bercerita Lisan dan Tulisan Dua Bahasa), sekolah ini menghadirkan pendekatan baru yang menggabungkan literasi, teknologi, dan pelestarian bahasa daerah. Inovasi ini resmi diluncurkan pada Kamis (16/5/2024).

Kereta Lilis Duba merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, Kereta Lilis, yang hanya fokus pada kemampuan bercerita lisan dan tulisan dalam Bahasa Indonesia. Kini, dengan penambahan unsur bahasa daerah khususnya Bahasa Minang program ini tidak hanya mendorong minat baca dan menulis, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya lokal.

“Program ini membuat siswa lebih antusias. Mereka belajar menulis cerita, puisi, hingga pantun, lalu menerjemahkannya ke dalam Bahasa Minang. Ini sangat efektif untuk mengenalkan kembali kosakata daerah yang mulai hilang di kalangan generasi muda,” ujar Yeni Fitri, guru inovator di SDN 09 PPA.

Program ini menyasar seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6. Khusus siswa kelas 6, mereka ditargetkan mampu menghasilkan karya nyata berupa buku antologi cerita anak dua bahasa yang akan diterbitkan dengan ISBN, menambah kebanggaan dan rasa percaya diri mereka sebagai penulis muda.

Metode pelaksanaannya pun tidak kalah menarik. Salah satunya adalah kegiatan cerita estafet berkelompok (menulis sambung) dari tokoh yang diundi secara acak. Siswa juga diajak mengetik cerita mereka langsung menggunakan aplikasi Canva di ponsel atau tablet, membuat proses kreatif terasa modern dan menyenangkan.

Inovasi Kereta Lilis Duba menjadi langkah strategis untuk membangun generasi muda yang literat, kreatif, dan mencintai akar budayanya sendiri. Tak hanya membaca dan menulis, siswa juga sedang membangun jembatan antara tradisi dan zaman.


Komentar

Tinggalkan komentar