Wakil Wali Kota Solok Dorong Penguatan Pendidikan Keagamaan, Kemenag Siap Bersinergi
Solok, InfoPublikSolok - Pascapelantikan, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, langsung bergerak cepat melakukan kunjungan koordinasi ke Pemerintah Kota Solok. Bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, ia bertemu Wakil Wali Kota di ruang kerjanya, Senin (4/5).
Pertemuan tersebut menjadi momentum sinkronisasi program antara Kemenag dan Pemerintah Kota (Pemko) Solok dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.
Wakil Wali Kota dalam arahannya menekankan pentingnya peninjauan kembali insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu.
Selain itu, program Khatam Al-Qur’an turut menjadi perhatian. Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak sekadar seremonial, melainkan harus mencerminkan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
“Yang khatam harus benar-benar mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Wakil Wali Kota juga mendorong optimalisasi peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), khususnya dalam menghidupkan kembali pondok-pondok pendidikan Al-Qur’an sebagai pusat pembinaan generasi Qurani. Di sisi lain, pengawasan terhadap pondok pesantren perlu diperkuat guna memastikan mutu pendidikan dan pembinaan berjalan sesuai harapan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan Pemko menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan keagamaan.
“Kami siap menindaklanjuti arahan Bapak Wakil Wali Kota. Ini menjadi peluang untuk mencetak generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembinaan. H. Amril juga mengingatkan tenaga pendidik dan pengelola lembaga keagamaan untuk menjaga integritas serta terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan penguatan sinergi tersebut, Kota Solok diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi keimanan dan ketakwaan yang kuat melalui pendidikan berkarakter akhlakul karimah.


















