Wako Ramadhani Kirana Putra: RSBG 2025 Harus Beri Dampak Nyata untuk Masyarakat

Wako Ramadhani Kirana Putra: RSBG 2025 Harus Beri Dampak Nyata untuk Masyarakat

Solok, InfoPublikSolok - Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, meninjau langsung persiapan pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2025 di kawasan Taman Syech Kukut, Kamis (4/9/2025). Tinjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara benar-benar matang sebelum puncak helatan budaya terbesar Kota Solok tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wako menegaskan bahwa sebagai tuan rumah, Kota Solok harus menyambut tamu, undangan, serta wisatawan dengan pelayanan yang nyaman dan berkesan.

“Kita berharap dari pelaksanaan event Rang Solok Baralek Gadang ini muaranya adalah untuk kesejahteraan masyarakat. Selain memperkuat identitas budaya daerah, kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat Kota Solok,” ungkap Ramadhani.

Wali Kota turut didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Solok, Milda Murniati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Edrizal, serta sejumlah kepala OPD terkait. Mereka meninjau kesiapan panggung utama, tata ruang kawasan acara, hingga area UMKM yang akan menjadi magnet pengunjung.

Rang Solok Baralek Gadang 2025 akan digelar pada 11–13 September 2025 di dua lokasi utama, yakni Hamparan Sawah Solok dan Taman Syech Kukut.

Event yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI ini akan dibuka dengan pawai budaya spektakuler menuju hamparan Sawah Solok.

Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhkan instalasi jerami raksasa dengan konsep artistik kekinian, permainan tradisional anak nagari, tari massal, festival silek tuo, lomba baju adat Solok, tradisi “bakaua turun ka sawah”, bazar UMKM kuliner dan kerajinan khas daerah.

Selain itu, RSBG tahun ini menghadirkan nuansa baru dengan penempatan panggung hiburan di jantung Kota Solok, tepatnya di pelataran Taman Syech Kukut. Tidak hanya budaya, RSBG 2025 juga menghadirkan sajian hiburan untuk semua kalangan.

Sejumlah penampil nasional akan meramaikan panggung, mulai dari Darak Badarak dengan musik tradisi modern Minang, Kintani dan Big Heru dengan lagu-lagu Minang kekinian, serta musisi religi Haddad Alwi yang akan memberi nuansa syahdu.

Sejak pertama kali digelar, RSBG selalu berhasil menarik puluhan ribu pengunjung, baik dari Sumatera Barat maupun luar daerah. Kehadiran festival ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, kuliner, hingga industri kreatif.

Wali Kota menekankan bahwa RSBG 2025 diharapkan mampu menggaungkan Kota Solok sebagai “Kota Beras, Serambi Madinah” dan menempatkannya lebih kuat dalam peta destinasi wisata nasional.


Komentar

Tinggalkan komentar