Wawako Solok Lepas Pawai Khatam Al-Qur’an di Kampung Jawa
Solok, InfoPublikSolok – Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal, secara resmi melepas peserta Pawai Khatam Al-Qur’an di Kelurahan Kampung Jawa, Kota Solok, Minggu (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Yaqin dan diikuti oleh puluhan peserta khatam dari berbagai masjid di wilayah setempat.
Dalam sambutannya, Suryadi Nurdal menegaskan bahwa khatam Al-Qur’an tidak boleh dimaknai sebagai akhir dari proses belajar, melainkan menjadi titik awal untuk memperdalam pemahaman terhadap isi dan kandungan Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pembelajaran, mulai dari membaca dengan tartil, menghafal, mentadabburi makna ayat, hingga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Khatam Al-Qur’an bukan akhir dari proses belajar, tetapi menjadi awal untuk meningkatkan pemahaman. Mulai dari membaca dengan baik, menghafal, mentadabburi, hingga mengamalkan serta mendakwahkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sangat penting,” ujar Suryadi saat melepas peserta Pawai Khatam Al-Qur’an ke-III tersebut.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, baik panitia, pengurus masjid, para guru mengaji, maupun orang tua peserta. Menurutnya, keberhasilan anak-anak dalam menamatkan bacaan Al-Qur’an tidak terlepas dari peran besar keluarga dalam memberikan pendidikan agama sejak dini.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan pembelajaran membaca Al-Qur’an. Menurutnya, capaian tersebut merupakan tonggak penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai keimanan.
“Pawai khatam Al-Qur’an ini menjadi tanda bahwa anak-anak kita telah menyelesaikan tahap penting dalam belajar membaca Al-Qur’an. Ini merupakan fondasi awal dalam membentuk keimanan yang kuat serta karakter yang baik di masa depan,” tambahnya.
Suryadi juga menilai bahwa kegiatan pawai khatam Al-Qur’an tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Momentum seperti ini sangat berharga dan tidak terulang dengan cara yang sama. Oleh karena itu, mari kita jaga kebersamaan, memperkuat persatuan, serta terus berkontribusi positif bagi kemajuan kampung halaman,” katanya.
Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Yaqin, H. Son, menjelaskan bahwa pawai khatam Al-Qur’an merupakan agenda rutin tahunan yang secara konsisten dilaksanakan oleh masyarakat Kelurahan Kampung Jawa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk syiar Islam, tetapi juga sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif warga, baik sebagai peserta maupun dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan.
Ia menambahkan, pada tahun ini jumlah peserta khatam Al-Qur’an mencapai 65 orang. Para peserta merupakan gabungan dari tiga masjid yang ada di Kelurahan Kampung Jawa, yaitu Masjid Nurul Yaqin, Masjid Baitul Maqdis, dan Masjid Al Ijtihat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai Al-Qur’an, serta menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
















