Data BPS Tunjukkan Perekonomian Kota Solok Tahun 2025 Berjalan Stabil

Data BPS Tunjukkan Perekonomian Kota Solok Tahun 2025 Berjalan Stabil

Solok, InfoPublikSolok - Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solok menunjukkan bahwa perekonomian Kota Solok pada tahun 2025 berjalan stabil, tidak hanya dari sisi pertumbuhan, tetapi juga diiringi dengan tingkat pemerataan yang relatif baik di tengah dinamika ekonomi yang ada.

Berdasarkan data tersebut, laju pertumbuhan ekonomi Kota Solok pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,61 persen. Angka ini mengalami sedikit perlambatan dibandingkan tahun 2024, namun masih mencerminkan kondisi ekonomi yang tetap terjaga dan bergerak positif.

Pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh berbagai lapangan usaha dengan capaian yang beragam. Sektor jasa keuangan dan asuransi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 8,64 persen, sementara sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang mengalami pertumbuhan terendah sebesar -0,31 persen. Variasi ini menunjukkan dinamika aktivitas ekonomi antar sektor di Kota Solok.

Dari sisi struktur ekonomi, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi sebesar 25,8 persen. Disusul sektor transportasi dan pergudangan sebesar 14,4 persen serta sektor konstruksi sebesar 13 persen.

Pada aspek ketenagakerjaan, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dirilis BPS, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Kota Solok pada tahun 2025 tercatat sebesar 70,32 persen. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk usia kerja telah terlibat dalam kegiatan ekonomi.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada pada angka 3,87 persen, yang mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif kondusif. Kedua indikator ini menjadi gambaran penting dalam melihat dinamika ketenagakerjaan di daerah.

Selain itu, tingkat ketimpangan pendapatan di Kota Solok tergolong rendah. Hal ini tercermin dari nilai Gini Rasio sebesar 0,302 yang menunjukkan distribusi pendapatan masyarakat yang relatif merata, sehingga memperkuat gambaran pembangunan ekonomi yang inklusif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim, menjelaskan bahwa data yang dirilis BPS Kota Solok memperlihatkan kondisi perekonomian daerah yang relatif stabil meskipun terjadi perlambatan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Solok tahun 2025 sebesar 3,61 persen menunjukkan bahwa perekonomian daerah tetap bergerak positif. Meski melambat dari tahun sebelumnya, hal ini masih mencerminkan kondisi yang stabil, ditopang oleh kinerja sejumlah sektor usaha, terutama jasa keuangan dan perdagangan,” jelas Nurzal di ruang kerjanya, Kamis (2/4).

“Selain itu, tingkat partisipasi angkatan kerja yang mencapai 70,32 persen serta tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,87 persen menunjukkan kondisi pasar kerja yang cukup baik. Ditambah dengan Gini Rasio 0,302, ini menandakan bahwa distribusi pendapatan masyarakat di Kota Solok relatif merata,” lanjutnya.

Ia menambahkan, publikasi “Wajah Ekonomi Kota Solok 2025” merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyajikan informasi pembangunan daerah secara terbuka dan komprehensif kepada masyarakat.

“Melalui data ini, masyarakat dapat melihat secara menyeluruh perkembangan perekonomian Kota Solok, baik dari sisi pertumbuhan, struktur ekonomi, maupun kondisi ketenagakerjaan, yang sekaligus menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” ungkapnya.


Komentar

Tinggalkan komentar