Gerakan Bersama Cegah Penyakit, Dinkes Kota Solok Edukasi Masyarakat dari PKK hingga Lurah

Gerakan Bersama Cegah Penyakit, Dinkes Kota Solok Edukasi Masyarakat dari PKK hingga Lurah

Solok, InfoPublikSolok - Dinas Kesehatan Kota Solok khususnya Bidang Pencegahan dan Pengenalian Penyakit (P2P) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular selama tiga hari, mulai tanggal 19 Mei hingga 21 Mei 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Ully Hotel Kota Solok. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan peran aktif masyarakat dalam pencegahan serta pengendalian penyakit menular maupun penyakit tidak menular di lingkungan masing-masing.

Sosialisasi ini dilaksanakan dengan peserta yang berbeda setiap harinya, melibatkan Ibu PKK se-Kota Solok, guru SMP dan SMA se-Kota Solok, RT dan RW se-Kota Solok, Kader yang mewakili masing-masing posyandu se-Kota Solok, serta lurah se-Kota Solok. 

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, serta salah satu Walinagari dari Kabupaten Lima Puluh Kota yang turut berbagi pengalaman dalam upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Selain itu, narasumber juga berasal dari Dinas Kesehatan Kota Solok yaitu Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok dan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Solok.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok Ardinal, SKM, MKM yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup sehat,” ujar Ardinal.

Dalam pemaparannya, Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Fradilla Fitri, SKM Epidemiologi Kesehatan menjelaskan bahwa penyakit menular dan penyakit tidak menular saat ini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius.

“Pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam pengendalian penyakit. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar masyarakat memahami faktor risiko dan mampu menerapkan pola hidup sehat sejak dini,” jelas Fradilla.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kota Solok dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes menekankan pentingnya deteksi dini dan peran masyarakat dalam mendukung program kesehatan pemerintah.

“Penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung terus mengalami peningkatan. Di sisi lain, penyakit menular juga tetap perlu diwaspadai. Karena itu, deteksi dini, pemeriksaan kesehatan berkala, dan penerapan PHBS menjadi langkah penting yang harus dilakukan bersama,” ungkap Hiddayaturrahmi.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami cara pencegahan, pengendalian, serta penanganan awal terhadap berbagai penyakit menular dan penyakit tidak menular, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Solok.


Komentar

Tinggalkan komentar