Inovasi CALITA, Strategi SDN 13 Simpang Rumbio Tingkatkan Cakap Literasi dan Numerasi Anak

Inovasi CALITA, Strategi SDN 13 Simpang Rumbio Tingkatkan Cakap Literasi dan Numerasi Anak

Solok, InfoPublikSolok – Dalam upaya memperkuat fondasi kemampuan dasar siswa di bidang literasi dan numerasi, SDN 13 Simpang Rumbio meluncurkan inovasi pendidikan bertajuk CALITA (Cakap Aktif Literasi Numerasi Terhadap Anak). Program ini disosialisasikan kepada guru dan pemangku kepentingan pendidikan pada Rabu (12/6/2024), sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual.

CALITA hadir sebagai respon atas masih adanya kesenjangan pemahaman membaca, menulis, dan berhitung di kalangan siswa sekolah dasar. Inovasi ini dirancang agar pembelajaran menjadi lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak. Melalui pendekatan yang bervariasi, siswa diajak untuk lebih aktif dalam memahami materi dengan cara-cara yang kreatif dan menyenangkan.

Dengan kehadiran CALITA, SDN 13 Simpang Rumbio berharap mampu menciptakan generasi pembelajar yang tidak hanya mampu membaca dan berhitung, tetapi juga berpikir kritis, mampu memecahkan masalah, dan mandiri dalam belajar.

“Kami menerapkan berbagai strategi dalam program CALITA, mulai dari Pembelajaran Berbasis Proyek, permainan edukatif, hingga pendekatan individual yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Semua bertujuan agar anak lebih percaya diri dalam memahami dan menggunakan keterampilan literasi dan numerasi,” ujar Rini Astria, guru inovator di SDN 13 Simpang Rumbio.

Program ini dilaksanakan secara berkala, baik mingguan, bulanan, maupun terintegrasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sepanjang tahun ajaran. Kegiatan berlangsung tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di perpustakaan atau area belajar interaktif lainnya. Dukungan dari guru-guru yang telah mendapatkan pelatihan khusus serta keterlibatan relawan atau pihak eksternal semakin memperkaya pelaksanaannya.

Teknologi pun dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar. Berbagai platform edukatif berbasis digital digunakan untuk menguatkan pemahaman konsep literasi dan numerasi siswa. Tak hanya itu, CALITA juga mendorong kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat sebagai ekosistem pendukung pembelajaran yang holistik.


Komentar

Tinggalkan komentar