Kripik Pisang Jadi Hadiah Imunisasi, Cara Kreatif Pustu Payo Tingkatlkan Imunisasi Balita
Solok, InfoPublikSolok – Sebuah inovasi unik dan inspiratif muncul dari wilayah Payo, Tanah Garam Kota Solok. Kepala Pustu (Puskesmas Pembantu) Payo, yang prihatin terhadap rendahnya tingkat imunisasi anak di daerah tersebut, menggagas sebuah program menarik bernama "Labo Kipang Si Lusi", singkatan dari Labo (Laba) Kripik Pisang bagi yang Lulus Imunisasi.
Gagasan ini berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak masyarakat Payo yang belum menyadari pentingnya imunisasi sejak dini. Faktor geografis, keterbatasan sumber daya manusia, kondisi sosial ekonomi, hingga kepercayaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional seperti dukun kampung, menjadi tantangan serius dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi.
Melalui program "Labo Kipang Si Lusi", Pustu Payo tak hanya mendorong kesadaran imunisasi, tapi juga membangkitkan semangat kewirausahaan. Program ini melibatkan para kader Posyandu, orang tua balita, dan petugas kesehatan dalam proses produksi dan pemasaran keripik pisang lokal. Uniknya, 10 persen dari keuntungan usaha ini dialokasikan untuk mendukung kegiatan Posyandu, khususnya dalam bentuk reward bagi balita yang telah menyelesaikan jadwal imunisasi lengkap.
“Pemberian hadiah menjadi daya tarik tersendiri bagi para orang tua agar membawa anaknya ke Posyandu. Ini juga membedakan inovasi kami dari yang lain,” ujar dr. Puti, Kepala Puskesmas Tanah Garam saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/11/2024).
Setiap bulan, Posyandu rutin digelar pada minggu pertama dan hasilnya dievaluasi pada minggu keempat melalui lokakarya mini lintas program di Puskesmas. Selain itu, Posyandu Payo juga menggelar “Posyandu Event” tahunan, sebuah ajang lomba bayi dan balita sehat khusus bagi mereka yang telah melengkapi seluruh imunisasinya.
“Setiap balita yang datang ke Posyandu akan ditimbang, diukur tinggi badannya, dipantau tumbuh kembangnya, dilengkapi imunisasinya sesuai jadwal, dan semua dicatat dalam Buku KIA,” lanjut dr. Puti. Balita yang berhasil melengkapi imunisasi juga akan mendapat sertifikat imunisasi lengkap dan hadiah menarik seperti pakaian, sepatu, atau sandal.
Inovasi “Labo Kipang Si Lusi” menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan kreatif dan kolaboratif dapat mengatasi tantangan kesehatan masyarakat. Harapannya, semakin banyak balita di Payo yang sehat dan terlindungi berkat imunisasi, dan masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan anak adalah investasi masa depan.























