Persiapan Sekolah Adiwiyata 2026: Disperkim LH Dorong Sekolah di Kota Solok Tembus Level Nasional

Persiapan Sekolah Adiwiyata 2026: Disperkim LH Dorong Sekolah di Kota Solok Tembus Level Nasional

Solok, InfoPublikSolok - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok secara masif mendorong sekolah-sekolah di wilayahnya untuk meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan agar mampu menembus penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional dan Mandiri tahun 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam sosialisasi regulasi terbaru mengenai Penyelenggaraan Program Adiwiyata yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Solok, Kamis (21/5).

Langkah strategis yang diinisiasi oleh Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) ini mengupas tuntas Peraturan Menteri LH Nomor 5 Tahun 2025. Aturan baru tersebut sengaja disosialisasikan sejak dini guna menyederhanakan jenjang program, memperbarui mekanisme penghargaan, serta mengintegrasikan sistem pelaporan sekolah ke dalam platform digital.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya Dinas PerkimLH, Agus Susanto, SH, selaku narasumber utama menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan mematangkan persiapan mental dan administrasi sekolah di Kota Solok agar memiliki daya saing tinggi di level pusat.

“Tujuan utama kita adalah mendorong dan mengawal sekolah-sekolah di Kota Solok agar siap melangkah ke tingkat Adiwiyata nasional dan mandiri. Dalam forum ini, kami memeriksa langsung kesiapan administrasi serta bukti dukungnya. Kami juga memetakan kendala di lapangan; jika ada sekolah yang mengalami hambatan, tim pembina siap memberikan pembinaan dan pendampingan intensif,” ujar Agus Susanto.

Untuk memuluskan target menuju level nasional tersebut, pihak dinas menekankan pentingnya penguasaan teknologi pelaporan yang kini berbasis aplikasi SIDIA (Sistem Informasi Adiwiyata). Pengisian instrumen digital ini menjadi kunci penentu kelulusan administrasi.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda Dinas PerkimLH, Nelli Amrianis, SP, mengingatkan bahwa pengisian dokumen di aplikasi SIDIA memiliki batas waktu ketat yang harus dipatuhi oleh seluruh calon sekolah Adiwiyata.

“Penekanan kami adalah pada aktivasi akun dan validasi data riil di aplikasi SIDIA oleh masing-masing sekolah. Seluruh berkas pengusulan calon sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri harus sudah rampung dan dikirim melalui akun SIDIA paling lambat 31 Juli 2026,” tegas Nelli.

Melalui sinergi dan pendampingan ketat dari Tim Pembina Program Adiwiyata Kota Solok dalam pelaksanaan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), Pemerintah Kota Solok optimis jajaran sekolah di Kota Beras tidak hanya mampu meraih prestasi di tingkat nasional, melainkan juga sukses membentuk karakter generasi muda yang cinta dan peduli pada kelestarian lingkungan hidup.


Komentar

Tinggalkan komentar