Plt. Kakan Kemenag Bekali 16 Guru Redistribusi: Jadilah Agen Perubahan
Solok, InfoPublikSolok – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok bergerak cepat menindaklanjuti kebijakan penataan dan pemerataan tenaga pendidik. Sebanyak 16 guru penerima Surat Keputusan (SK) Redistribusi dari Kanwil Kemenag Sumatera Barat dibekali pembinaan tugas dan fungsi (Tusi) oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, di Aula Kantor Kemenag Kota Solok, Rabu (04/2/2026).
Kegiatan strategis ini turut didampingi Kasubbag Tata Usaha, Kasi Pendidikan Madrasah (Pemad), serta tim analis kepegawaian, sebagai bentuk penguatan manajerial dan kesiapan pelaksanaan redistribusi guru di satuan pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, H. Amril menegaskan bahwa redistribusi guru bukan sekadar perpindahan administratif, melainkan langkah penting untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan madrasah.
“Kehadiran Bapak dan Ibu adalah darah segar. Redistribusi merupakan hal yang lumrah dalam organisasi demi pemerataan kualitas. Saya minta Bapak dan Ibu menjadi Agen Perubahan, membawa hal-hal baik dari tempat tugas sebelumnya, lalu memodifikasinya demi kemajuan Madrasah yang baru,” tegasnya.
Didampingi jajaran pejabat struktural, Plt. Kakan Kemenag menekankan tiga prinsip utama yang wajib dipegang oleh guru ASN di lingkungan Kementerian Agama, yakni Profesionalisme, dengan fokus pada transfer of value serta pembentukan karakter peserta didik, Inovasi, menghadirkan semangat dan cara kerja baru tanpa terjebak rutinitas lama serta Loyalitas dan Integritas, menjaga marwah kementerian melalui disiplin dan etos kerja yang tinggi.
Sejalan dengan tuntutan zaman, Amril juga memberikan penekanan khusus pada digitalisasi pendidikan. Ia menegaskan bahwa pada tahun 2026, Guru Madrasah di lingkungan Kemenag Kota Solok wajib menguasai teknologi informasi.
“Tidak boleh ada lagi guru yang gagap teknologi. Manfaatkan platform digital secara kreatif untuk mendukung proses pembelajaran,” tambahnya.
Berdasarkan data kepegawaian, 16 guru yang masuk kembali ke Kota Solok melalui jalur Redistribusi ini berasal dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Tanah Datar (5 orang), Solok Selatan (3 orang), Payakumbuh (2 orang) serta masing-masing satu orang dari Padang, Pasaman, Pariaman, Dharmasraya, Padang Panjang, dan Kabupaten Solok.
Para Guru tersebut akan memperkuat tenaga pendidik di MAN Kota Solok (8 orang), MTsN Kota Solok (5 orang), dan MIN Kota Solok (3 orang). Sementara itu, tercatat 11 guru dari Kota Solok juga menjalani penugasan ke daerah lain sebagai bagian dari kebijakan redistribusi nasional.
“Jabatan dan tempat tugas boleh berubah, tetapi dedikasi sebagai guru adalah pengabdian seumur hidup,” pungkas Amril, optimistis Madrasah di Kota Solok akan semakin maju dan berprestasi.























