Plt. Kakankemenag Hadiri HUT Kota Solok ke-55: Momentum Penguatan Kolaborasi dan Semangat Kebersamaan di Kubuang 13

Plt. Kakankemenag Hadiri HUT Kota Solok ke-55: Momentum Penguatan Kolaborasi dan Semangat Kebersamaan di Kubuang 13

Solok, InfoPublikSolok -  Pemerintah Kota Solok bersama DPRD Kota Solok menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Solok ke-55, Selasa (16/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kubuang 13 ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan elemen masyarakat.

Peringatan HUT Kota Solok tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solok, serta para tokoh pendahulu, di antaranya mantan Wali Kota dan mantan Ketua DPRD Kota Solok.

Turut hadir jajaran Forkopimda, yang terdiri dari Ketua Pengadilan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim, dan Kapolres Solok Kota. Selain itu, tampak pula perwakilan Kepala daerah dan Ketua DPRD se-Sumatera Barat, Ketua KAN, Bundo Kanduang, Legiun Veteran, serta organisasi perempuan seperti TP-PKK, GOW, dan DWP Kota Solok.

Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi. Dalam pidatonya, Fauzi mengajak seluruh hadirin untuk menengok kembali perjalanan panjang Kota Solok dari masa ke masa di bawah kepemimpinan yang silih berganti.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendiri Kota Solok atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membangun kota ini hingga seperti sekarang,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Ketua KAN Kota Solok, H. Rusli, menyampaikan pesan persatuan dalam petuah adat Minangkabau, “Kok kurang, mari kito tukuak. Kok balabiah, mari kito samakan.” Ia menekankan pentingnya menjauhi fitnah dan adu domba agar persatuan dan keharmonisan masyarakat tetap terjaga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menegaskan bahwa setiap tantangan, termasuk bencana yang dihadapi, merupakan ruang untuk melakukan evaluasi dan perbaikan agar Kota Solok terus bangkit dan berkembang. Ia menyebutkan bahwa identitas Kota Solok dibangun dari keringat petani, langkah pedagang, serta bimbingan ulama dan niniak mamak yang senantiasa menjaga marwah adat.

Dhani juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memegang filosofi kebersamaan: saukua, salangkah, sapijak, sapantang; saciok bak ayam, sadanciang bak basi.

“Kota Solok tumbuh sebagai kota yang aman dan kondusif. Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah ini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Solok, H. Amril, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT Kota Solok ke-55. Ia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Kota Solok yang semakin maju, tertata, dan tetap berpegang pada nilai-nilai religius.

Plt. Kakankemenag menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Solok dan Kementerian Agama dalam mewujudkan visi “Kota Solok yang Diberkahi”, melalui peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan pondok pesantren, penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat yang heterogen, serta optimalisasi peran penyuluh agama dalam menjaga kerukunan umat.

Menurutnya, peringatan HUT di Kubuang Tigo Baleh menjadi simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan spiritualitas warganya.

“Kemenag berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menguatkan nilai-nilai agama dan etika. Semoga Kota Solok terus menjadi kota yang nyaman, Kota Beras Serambi Madinah, serta mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual dan spiritual,” pungkas H. Amril.

 


Komentar

Tinggalkan komentar