Puskesmas Tanjung Paku Terapkan Pijat Bayi untuk Cegah Stunting

Puskesmas Tanjung Paku Terapkan Pijat Bayi untuk Cegah Stunting

Solok, InfoPublikSolok – Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan bayi dan balita adalah melalui pijat bayi. Inovasi Terajana (Terapi Pijit Anak Anda) kini diimplementasikan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Paku, Kota Solok, yang mencakup 33 posyandu di empat kelurahan. Kegiatan pijat bayi dilakukan oleh tenaga kesehatan setiap minggu kedua setiap bulannya di posyandu.

Pemerintah Kota Solok bekerja sama dengan PT Herba Penawar Alwahida Indonesia (HPAI) Kota Solok dalam program ini, khususnya untuk memberikan terapi pijat bagi anak yang mengalami stunting.

Terajana merupakan metode penyembuhan atau terapi kesehatan tradisional dengan memberikan tekanan, gerakan, atau getaran pada tubuh, baik secara manual maupun menggunakan alat mekanis. Terapi ini dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, dengan tujuan meningkatkan kesehatan anak.

Manfaat pijat bayi di posyandu antara lain membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan kualitas tidur, serta mempererat ikatan emosional antara orang tua dan bayi. Untuk menumbuhkan kepercayaan diri para ibu dalam melakukan pijat bayi, tenaga kesehatan memberikan demonstrasi sekaligus penyuluhan kepada kader posyandu dan ibu balita.

“Ingat, saat memijat bayi, ajaklah ia berkomunikasi untuk membangun kedekatan yang lebih erat,” ujar Dewi Sasma Murni, inovator Terajana, Rabu (9/10/2024).

Ia menambahkan, pijat bayi juga dapat membantu koordinasi gerakan, merangsang pertumbuhan tulang dan otot, serta mendukung kesehatan emosional bayi.

Dewi menekankan pentingnya pemahaman ibu mengenai teknik pijat yang benar agar terhindar dari risiko yang membahayakan. Dengan pijatan yang tepat dan teratur, kesehatan bayi dapat meningkat sekaligus memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan buah hati.


Komentar

Tinggalkan komentar