Semarak Khatam Al-Qur’an di Tanah Garam, Ikhtiar Mencetak Generasi Emas Kota Solok Berakhlakul Karimah

Semarak Khatam Al-Qur’an di Tanah Garam, Ikhtiar Mencetak Generasi Emas Kota Solok Berakhlakul Karimah

Solok, InfoPublikSolok – Gema selawat yang bersahut-sahutan berpadu dengan derap langkah ratusan peserta pawai Taaruf menyemarakkan kawasan Gawan, Kelurahan Tanah Garam, Senin (02/2/2026).

Anak-anak berpakaian muslim tampak antusias mengikuti arak-arakan menuju Masjid Al-Aqsha, menandai dimulainya prosesi Khatam Al-Qur’an, sebuah tradisi sakral yang terus dijaga sebagai tonggak awal pendidikan keagamaan generasi muda Kota Solok.

Kegiatan ini menjadi simbol kelulusan dasar bagi anak-anak dalam menuntaskan bacaan Al-Qur’an, sekaligus refleksi komitmen masyarakat Tanah Garam dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.

Prosesi khatam turut dihadiri Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, didampingi Ketua DPRD beserta jajaran anggota Legislatif, Camat, Lurah, hingga unsur RT/RW. Hadir pula tokoh masyarakat, Alim ulama, dan Cadiak pandai yang menegaskan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun mental spiritual generasi penerus.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PDPP) menyampaikan pesan mendalam kepada para santri dan orang tua. Ia menekankan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang awal untuk terus mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat karib. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, Al-Qur’an adalah kompas kehidupan. Anak-anak yang dekat dengan kitab suci akan tumbuh menjadi pribadi saleh, berakhlak mulia, serta beradab kepada orang tua dan guru,” pesannya.

Kemenag juga mendorong para santri untuk terus meningkatkan kualitas bacaan (tahsin) dan hafalan (tahfidz), seiring dengan penguatan ibadah salat sebagai fondasi utama pembentukan karakter.

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengapresiasi kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat Tanah Garam dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mencetak generasi Qur’ani tidak terlepas dari peran aktif orang tua dalam mendampingi anak-anak di rumah.

“Pembangunan Kota Solok tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan, bantuan rumah ibadah, serta meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan guru MDA,” ujar Wali Kota.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wali Kota Solok secara pribadi menyerahkan santunan sebesar 1jt Rupiah untuk membantu operasional panitia khatam. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan Khatam Al-Qur’an ini menjadi wujud nyata pengamalan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Pawai taaruf yang berlangsung meriah menjadi media syiar sekaligus pengingat bahwa pendidikan agama merupakan pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Solok yang dikenal sebagai Kota Beras Serambi Madinah.

Kehadiran para cadiak pandai dalam kegiatan ini turut menegaskan peran tungku Tigo sajarangan, Niniak mamak, Alim ulama dan Pemerintah dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda agar tetap kokoh di tengah tantangan zaman.

 


Komentar

Tinggalkan komentar