Wawako Solok Hadiri Rakor Pengawasan BBM Bersubsidi, Perkuat Komitmen Distribusi Tepat Sasaran
Padang, InfoPublikSolok – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) yang dipimpin Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, di Auditorium Gubernur Sumbar, Kamis (4/6).
Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sumbar, Direktur BBM BPH Migas Chrisnawan Anditya, Sales Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Sumbar Fakhri Rizal Hasibuan, Kepala Dinas ESDM Sumbar Helmi Heriyanto, kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam arahannya, Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan pentingnya penguatan pengawasan di seluruh daerah agar subsidi energi yang diberikan pemerintah benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak. Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama unsur terkait untuk meningkatkan koordinasi serta pengawasan di lapangan guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan dalam pendistribusian BBM bersubsidi.
Rakor tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama, yaitu sepakat dan berkomitmen untuk melakukan pengendalian dan pengawasan pendistribusian JBT dan JBKP di wilayah masing-masing. Serta berkomitmen untuk menindaklanjuti Instruksi Gubernur Sumatera Barat Nomor: 1/INST-2026 tanggal 4 Juni 2026 tentang Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian JBT dan JBKP.
Menanggapi hasil rakor tersebut, Pemerintah Kota Solok menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pengawasan distribusi JBT dan JBKP agar penyalurannya berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
"Pemerintah Kota Solok mendukung penuh upaya pengawasan distribusi JBT dan JBKP agar penyalurannya berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi,” sampai Wawako Solok, Suryadi Nurdal.
Melalui rakor ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga pengawasan distribusi BBM bersubsidi di Sumatera Barat dapat berjalan lebih efektif dan mampu meminimalkan potensi penyimpangan di lapangan



















