Di Masjid Al Qadri, Tim Safari Ramadhan Pemko Solok Paparkan Program dan Tanggapi Keluhan Masyarakat
Solok, InfoPublikSolok - Tim Safari Ramadhan (TSR) XV Pemerintah Kota Solok kembali melaksanakan kunjungan Ramadhan ke Masjid Al Qadri, Kelurahan VI Suku, Minggu (22/2). Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum penyampaian program-program prioritas yang telah dijalankan pemerintah daerah serta penyerapan aspirasi masyarakat.
Tim dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Solok, Zulkarnaini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Solok terus berkomitmen menghadirkan pelayanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Di bidang kesehatan, program Universal Health Coverage (UHC) telah berjalan dan memberikan jaminan kesehatan bagi hampir seluruh warga Kota Solok. Capaian UHC saat ini telah mencapai 98,7 persen dengan tingkat keaktifan kepesertaan 91,72 persen, di mana 16.916 jiwa dibiayai oleh pemerintah daerah.
“Ini adalah program yang sudah berjalan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Kita ingin memastikan tidak ada warga Kota Solok yang kesulitan berobat karena persoalan biaya,” ujar Zulkarnaini.
Selain itu, program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan juga telah dilaksanakan. Sebanyak 2.260 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang dibiayai pemerintah daerah.
Di sektor pelayanan kesehatan, RSUD Serambi Madinah yang telah beroperasi sekitar satu tahun terakhir terus meningkatkan kualitas layanan. Kehadiran rumah sakit daerah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah menjalankan program pembayaran rekening air PDAM gratis untuk seluruh masjid dan mushalla sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan ibadah dan operasional sarana keagamaan.
Dalam sesi dialog, jamaah Masjid Al Qadri menyampaikan keluhan terkait layanan air PDAM yang sering mengalami gangguan di wilayah Jalan Latsitarda.
Menanggapi hal tersebut, Zulkarnaini menjelaskan bahwa persoalan air bersih menjadi salah satu tantangan yang tengah ditangani pemerintah. Ia menyebut SPAM pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Batu Kubung merupakan salah satu sarana yang terdampak banjir bandang yang melanda Kota Solok beberapa waktu lalu.
“Gangguan distribusi air salah satunya dipengaruhi dampak banjir terhadap fasilitas SPAM di IPA Batu Kubung. Namun tahun ini kita akan mendapatkan bantuan dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) untuk perbaikan SPAM Perumda Pincuran Gadang,” jelasnya.
Ia memastikan keluhan jamaah akan segera disampaikan kepada Direktur Utama Perumda Pincuran Gadang agar dapat ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkarnaini juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah daerah akan memprioritaskan dua proyek fisik, yakni rehabilitasi Taman Kota Syech Kukut dan lanjutan pembangunan Masjid Sahara di kawasan terminal lama.
























