Diskominfo Solok Bekali Mahasiswa Baru AKPER YPTK tentang Etika AI dan Literasi Digital
Solok, InfoPublikSolok - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok memberikan pembekalan literasi digital kepada mahasiswa baru Akademi Keperawatan (Akper) YPTK Solok dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (29/9).
Memenuhi undangan Akper YPTK Solok, Diskominfo Kota Solok menghadirkan materi mengenai etika kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) dan kecakapan bermedia sosial. Kegiatan berlangsung di Aula Kampus Akper YPTK Solok dan diikuti 50 mahasiswa baru.
Materi disampaikan Kepala Bidang Tata Kelola E-Government dan Statistik Diskominfo Kota Solok, Adel Wiratama, S.T., M.CIO. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kecakapan digital sekaligus etika dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI dan media sosial.
Menurut Adel, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam proses belajar dan bekerja. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan tanggung jawab, kemampuan memilah informasi, serta kesadaran terhadap dampak dari setiap konten yang dibuat maupun dibagikan.
“Teknologi hadir untuk membantu dan memudahkan pekerjaan kita, namun penggunaannya harus tetap disertai dengan rasa tanggung jawab dan etika yang baik. Menjaga jejak digital yang positif sangat penting untuk reputasi profesional di masa depan,” ujar Adel.
Kepada mahasiswa yang dipersiapkan menjadi tenaga keperawatan tersebut, Adel juga mengingatkan bahwa AI seharusnya ditempatkan sebagai alat bantu, bukan pengganti penalaran dan pertimbangan profesional manusia.
“AI hanyalah asisten cerdas, bukan pengganti akal sehat, apalagi penilaian profesional seorang perawat. Dalam dunia akademik dan klinis, kita harus menerapkan prinsip Human In The Loop (HITL), di mana manusia tetap menjadi pemegang keputusan utama,” jelasnya.
Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar mahasiswa mampu memanfaatkan AI secara produktif, sekaligus tetap kritis dalam memeriksa informasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada hasil yang diberikan teknologi.
Selain materi, Diskominfo Kota Solok juga menggelar kuis interaktif untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi yang telah disampaikan. Sesi tersebut berlangsung antusias, dengan mahasiswa berlomba memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan.
Sebagai bentuk apresiasi, Diskominfo Kota Solok memberikan reward kepada peserta yang berhasil memberikan jawaban terbanyak dan tepat.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi Diskominfo Kota Solok dan Akper YPTK Solok turut mendorong penguatan literasi digital di kalangan generasi muda. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan akademik, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, bertanggung jawab, dan beretika dalam kehidupan akademi
















