Evaluasi Pengelolaan Sampah, Kota Solok Siapkan Pembenahan Fasilitas

Evaluasi Pengelolaan Sampah, Kota Solok Siapkan Pembenahan Fasilitas

Solok, InfoPublikSolok - Pembenahan fasilitas pengelolaan sampah menjadi fokus utama Pemerintah Kota Solok dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan yang berkelanjutan. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil verifikasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) terhadap kondisi pengelolaan sampah di daerah.

Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) mengikuti pembahasan laporan pengelolaan sampah yang dilaksanakan secara daring dari kantor DPKPLH, Jumat (17/4).

Dalam kegiatan tersebut, dibahas berbagai fasilitas pengelolaan sampah yang dimiliki Kota Solok, seperti bank sampah, rumah kompos, tempat penampungan sementara (TPS), serta sarana pendukung lainnya.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Madya, Agus Susanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi dan pelengkapan data atas kunjungan lapangan tim KLH/BPLH sebelumnya.

“Tim KLH/BPLH telah melakukan kunjungan ke Kota Solok pada bulan Ramadhan lalu. Saat ini dilakukan verifikasi terhadap temuan di lapangan, seperti keberadaan TPS liar dan beberapa bank sampah yang tidak lagi beroperasi, sehingga perlu segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Agus menyampaikan bahwa dari total 18 unit bank sampah yang ada, terdapat beberapa yang saat ini tidak aktif.

“Sebagian bank sampah tidak lagi beroperasi sejak masa pandemi Covid-19, dipengaruhi oleh penurunan aktivitas usaha dan ketersediaan bahan baku. Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan operasional,” jelasnya.

Sebagai langkah pembenahan, Pemerintah Kota Solok telah melakukan pemasangan spanduk peringatan di sejumlah titik TPS liar serta mendorong reaktivasi fasilitas pengelolaan sampah yang masih berpotensi dikembangkan.

“Salah satu bank sampah yang berpotensi diaktifkan kembali adalah Bank Sampah Qhairat. Selain itu, rencana pembangunan TPS3R di Kampung Jawa serta rumah kompos di Pasar Pagi Abdurrahman bin Auf juga akan dilakukan pembinaan agar dapat kembali berfungsi optimal,” tambahnya.


Komentar

Tinggalkan komentar