Ketua TP-PKK Kota Solok Serahkan Bantuan Program Genting di Tiga Kelurahan
Solok, (InfoPublikSolok) — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, menjadi orang tua asuh bagi dua anak bawah dua tahun (baduta) yang berisiko stunting di Kota Solok.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), sebuah inisiatif gotong royong lintas sektor yang bertujuan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas stunting. Program ini dilakukan melalui pemberian bantuan yang bersumber dari kepedulian para Orang Tua Asuh (OTA) kepada keluarga berisiko stunting.
Pelaksanaan kegiatan Genting berlangsung di tiga kelurahan, yakni Tanah Garam, Kampung Jawa, dan Laing, pada Jumat (3/10/2025). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, didampingi oleh pengurus Pokja IV PKK Kota Solok, perwakilan OPD terkait, lurah setempat, serta kepala Puskesmas Tanah Garam, Tanjung Paku, dan Nan Balimo beserta jajaran.
Penerima bantuan di masing-masing kelurahan antara lain keluarga Afrizal di Kelurahan Tanah Garam, Irvon di Kelurahan Kampung Jawa, dan Wulan di Kelurahan Laing — seorang ibu hamil enam bulan yang mengalami anemia. Setiap keluarga menerima paket bantuan berupa susu, biskuit, telur, dan kacang hijau.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Dona Ramadhani menyampaikan bahwa kegiatan Genting merupakan bentuk nyata kepedulian bersama dalam menekan angka stunting di Kota Solok.
“Genting ini hadir sebagai wujud kepedulian kita semua. Kami mengajak seluruh pihak — pemerintah, masyarakat, kader, dan tokoh masyarakat — untuk berkomitmen mewujudkan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan bebas stunting,” ujar Ny. Dona.
Ia menambahkan, TP-PKK bersama jajaran akan terus melakukan pemantauan rutin setiap bulan untuk memastikan perkembangan anak-anak berisiko stunting serta ibu hamil yang mengalami anemia.
“Genting bukan sekadar program jangka pendek, tetapi sebuah gerakan yang membangun budaya sadar gizi dan tanggap stunting dari rumah ke rumah,” jelasnya.
Adapun sasaran utama program Genting mencakup ibu hamil, ibu dengan anak usia 0–23 bulan (baduta), serta balita usia 24–59 bulan dari keluarga miskin atau berisiko stunting.
“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga penerima. Mari kita bergerak bersama mengatasi stunting, agar setiap anak di Kota Solok tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing untuk masa depan yang lebih gemilang,” tutup Ny. Dona.























