Kolaborasi Bersama Jaga Kebersihan Kota: DLH Ajak Masyarakat Dukung Kinerja PHL
Solok, (InfoPublikSolok) - Di balik jalanan bersih, taman-taman tertata, dan drainase yang mengalir lancar di Kota Solok, ada sosok-sosok yang kerap luput dari sorotan: para Pekerja Harian Lepas (PHL) Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Mereka adalah para penjaga kebersihan kota yang bekerja tanpa lelah sejak sebelum fajar hingga larut malam, bahkan di hari libur dan perayaan besar sekalipun.
Kepala DLH Kota Solok, Edrizal, SH, MM, menjelaskan bahwa PHL DLH terdiri dari berbagai kelompok kerja yang memiliki tanggung jawab spesifik. Di antaranya adalah kelompok penyapuan jalan dan pasar raya, kelompok perambahan, tim perawatan drainase dan jalan, pengangkutan sampah dengan dump truck, arm roll dan bentor, hingga kelompok pertamanan yang menangani penyapuan, pemeliharaan, pembibitan, dan pemangkasan pohon pelindung.
“Kawan-kawan kita di lapangan ini bukan sekadar petugas sapu jalan. Mereka memiliki tugas berbeda, namun tujuannya satu: menjaga kebersihan Kota Solok,” ujar Edrizal saat kegiatan Aksi Bersih Sungai Batang Lembang dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Kamis (5/6/2025).
Setiap hari, para PHL turun langsung ke lapangan. Mereka memastikan area publik—seperti jalan, trotoar, taman, drainase, hingga fasilitas umum—tetap bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat. Untuk petugas penyapuan jalan, pekerjaan bahkan dimulai sebelum subuh, agar saat aktivitas pagi dimulai, masyarakat sudah menemukan jalanan yang bersih tanpa melihat prosesnya.
“Mereka tetap bekerja meskipun hari libur, bahkan saat Lebaran. Ini demi kenyamanan kita semua,” lanjutnya.
Namun di balik pekerjaan mulia ini, tersimpan kisah suka dan duka. Kepuasan batin karena turut menjaga kelestarian lingkungan menjadi kebanggaan tersendiri. Meski demikian, tantangan tetap membayangi: dari cuaca ekstrem, risiko kesehatan akibat polusi dan sampah, hingga sikap sebagian masyarakat yang masih belum sadar pentingnya menjaga kebersihan.
“Tidak jarang sampah kembali berserakan setelah dibersihkan. Ini tentu menguji kesabaran mereka,” ungkap Edrizal.
Namun demikian, pekerjaan ini memberikan kepuasan tersendiri bagi para PHL karena mereka dapat melihat langsung hasil dari jerih payah menjaga kota tetap bersih. Kontribusi mereka merupakan bagian penting dari sistem pelayanan publik yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
DLH Kota Solok berharap masyarakat turut aktif menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga kota tetap bersih adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya milik pemerintah atau petugas kebersihan.
“Menghargai kinerja PHL dapat dimulai dari tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Kepedulian kecil akan memberikan dampak besar,” tutup Edrizal.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Kota Solok dapat terus melangkah menuju kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.























