Lewat Program Genting, TP-PKK dan GOW Kota Solok Bantu Balita Berisiko Stunting

Lewat Program Genting, TP-PKK dan GOW Kota Solok Bantu Balita Berisiko Stunting

Solok, InfoPublikSolok — Tim Penggerak PKK (TP-PKK) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Solok menyalurkan bantuan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) kepada keluarga yang memiliki balita berisiko stunting, Jumat (13/3).

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, bersama Wakil Ketua GOW Kota Solok, Ny. Septin Desmon. Penyaluran bantuan turut didampingi Kepala Dinas PMDPPKB, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA), lurah setempat, serta perwakilan pengurus TP-PKK dan GOW Kota Solok.

Untuk tahap ini, TP-PKK Kota Solok menyalurkan bantuan kepada dua balita berisiko stunting di Kelurahan Koto Panjang. Sementara itu, GOW Kota Solok memberikan bantuan kepada lima balita di Kelurahan Aro IV Korong, dua balita di Kelurahan Simpang Rumbio, satu balita di Kelurahan PPA, serta satu balita di Kelurahan Nan Balimo. Khusus di Kelurahan Nan Balimo, bantuan belum dapat diserahkan karena keluarga penerima sedang berada di luar kota.

Setiap keluarga menerima paket bantuan berupa telur, susu, beras, kacang hijau, dan biskuit. Jenis bantuan yang diberikan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima.

Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen TP-PKK dan GOW dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya percepatan penurunan angka stunting di Kota Solok.

“Penanganan stunting harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah, PKK, GOW, tenaga kesehatan, dan masyarakat perlu saling bahu-membahu. Kesehatan generasi masa depan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, stunting merupakan persoalan serius yang terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itu, berbagai langkah terus dilakukan untuk menekan angka stunting, salah satunya melalui pemberian bantuan gizi kepada keluarga yang membutuhkan.

Menurut Dona, sasaran bantuan diprioritaskan kepada keluarga dengan anak yang teridentifikasi berisiko stunting. Paket bantuan juga dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak yang sedang berada pada masa pertumbuhan.

“Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan nutrisi anak dapat terpenuhi sehingga risiko stunting dapat ditekan,” katanya.

Dona juga berharap keluarga penerima bantuan dapat semakin memperhatikan asupan gizi anak dengan memastikan makanan yang dikonsumsi cukup dan seimbang.

Di akhir kegiatan, ia mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran menjaga pola makan sehat serta memantau tumbuh kembang anak sejak dini, sebagai langkah penting dalam mencegah stunting di Kota Solok.


Komentar

Tinggalkan komentar