MoU TP-PKK Kota Solok–Kemenag, Integrasikan Program Keagamaan dan Pemberdayaan Keluarga

MoU TP-PKK Kota Solok–Kemenag, Integrasikan Program Keagamaan dan Pemberdayaan Keluarga

Solok, InfoPublikSolok – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Solok menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat ketahanan keluarga dan sinergi lintas sektor. Penandatanganan berlangsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TP-PKK Kota Solok di Kubuang Tigo Baleh, Rabu (8/4).

MoU tersebut ditandatangani oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, dan Ketua Bidang Pokja II TP-PKK Kota Solok, Ny. Septin Desmon.

Kerja sama difokuskan pada penguatan program Pokja II, meliputi bidang pendidikan dan keterampilan, guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta perekonomian keluarga.

Ketua TP-PKK Kota Solok, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, dalam pembukaan Rakor menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Upaya tersebut juga sejalan dengan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

“Penguatan sinergi ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya di hadapan peserta rakor.

Sementara itu, H. Amril, yang ditemui usai kegiatan menyampaikan kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan program keagamaan dengan pemberdayaan keluarga di tingkat akar rumput.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Melalui MoU ini, Kemenag siap memberikan pendampingan, mulai dari edukasi pranikah, bimbingan keluarga sakinah, hingga penguatan literasi keagamaan moderat,” katanya.

Rakor tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua KAN, LKAAM, Bundo Kanduang, camat, lurah, serta jajaran TP-PKK se-Kota Solok.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih terintegrasi antara Kemenag, pemerintah daerah, dan TP-PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Solok.


Komentar

Tinggalkan komentar