Mulai dari Rumah, Dasawisma Solinda Diajak Kelola Sampah Secara Bijak

Mulai dari Rumah, Dasawisma Solinda Diajak Kelola Sampah Secara Bijak

Solok, InfoPublikSolok – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok melaksanakan pembinaan pengelolaan sampah kepada Kelompok Dasawisma Solinda di Kelurahan Tanah Garam.

Pembinaan ini merupakan bagian dari upaya PerkimLH dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya melalui pengelolaan sampah organik dan anorganik di tingkat rumah tangga. Dalam pelaksanaannya, PerkimLH menjalin kerja sama dengan Tim Penggerak PKK serta kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pengelolaan sampah berbasis keluarga.

Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda, Nelli Amrianis, SP, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mampu mengelola sampah dengan benar. Edukasi tersebut meliputi pemilahan sampah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan dan daur ulang sampah anorganik.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mengubah kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan serta mendorong partisipasi aktif warga dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di tingkat keluarga.

“Pembinaan ini bukan lagi sekadar mengenalkan cara pengelolaan sampah, tetapi sudah pada tahap pemantauan dan evaluasi terhadap kendala serta permasalahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga,” ujar Nelli, Rabu (5/11).

Dalam kesempatan tersebut, Nelli juga memaparkan teknik pemilahan sampah serta pilihan pengelolaan yang dapat dilakukan oleh kelompok masyarakat guna mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.

Ia mengungkapkan, masih ditemukan beberapa permasalahan dalam pembinaan di Dasawisma Solinda, di antaranya belum optimalnya peran anggota dasawisma dalam pengelolaan bank sampah serta pencatatan administrasi yang masih belum tertata rapi. Meski demikian, kegiatan gotong royong telah berjalan secara rutin satu kali setiap bulan.

Menurut Nelli, pengelolaan sampah rumah tangga sebaiknya diawali dengan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik, anorganik, dan sampah berbahaya.

“Dengan pemilahan yang baik, proses pengolahan lanjutan seperti pengomposan dan daur ulang akan menjadi lebih mudah dan efektif,” pungkasnya.


Komentar

Tinggalkan komentar