Pengelolaan Jerami Jadi Fokus, Disperkim-LH Bangun Kerja Sama dengan PPL
Solok, InfoPublikSolok — Pengelolaan jerami pasca panen menjadi salah satu fokus utama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim-LH) Kota Solok dalam upaya mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penjajakan kerja sama dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), khususnya dalam pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai ekonomis.
Koordinasi tersebut dilaksanakan oleh Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK) Perkim LH bersama PPL di UPTD Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Rabu (9/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Penyuluh Lingkungan Hidup Madya Agus Susanto, Penyuluh Lingkungan Hidup Muda Nelli Amrianis, Pengawas Lingkungan Hidup Muda Forget Siswanto, Pengendali Dampak Lingkungan Muda Feldy Jumairi, serta jajaran tim Bidang PSLB3PK dan PPL.
Penyuluh Lingkungan Hidup Madya, Agus Susanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung penerapan pertanian ramah lingkungan. Salah satu fokusnya adalah pengelolaan jerami pasca panen agar tidak lagi dibakar, melainkan dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
“Pengelolaan jerami dapat diarahkan menjadi pupuk kompos, briket arang, pakan ternak, hingga bahan bakar nabati. Selain bernilai ekonomis, langkah ini juga mampu mengurangi pencemaran lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi praktik pembakaran jerami yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan meningkatkan emisi gas rumah kaca, sekaligus menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian Madya Siska Novita menyampaikan bahwa masih terdapat tantangan di lapangan, di mana sebagian kelompok tani belum terbiasa melakukan pengolahan jerami dan masih memilih metode pembakaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang berkelanjutan melalui edukasi dan pembinaan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Penyuluh Lingkungan Hidup Muda Nelli Amrianis menyampaikan bahwa akan dilakukan pertemuan lanjutan antara tim lingkungan dan PPL guna membahas langkah teknis serta strategi implementasi kerja sama secara lebih rinci.
Melalui penjajakan ini, Pemerintah Kota Solok berharap kolaborasi lintas sektor dapat berjalan optimal dalam mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, khususnya kelompok tani.























