Wako Ramadhani Paparkan Revitalisasi Taman Syech Kukut Jadi Taman Literasi dan Budaya
Solok, InfoPublikSolok - Memasuki hari kedua Safari Ramadan, Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, memaparkan rencana revitalisasi Taman Syech Kukut menjadi Taman Literasi dan Budaya. Program tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2026 sebagai bagian dari penataan kawasan pusat kota terpadu.
Paparan itu disampaikan Wako Ramadhani saat kunjungan Safari Ramadan ke Masjid Baitul Maqdis, Kelurahan Kampung Jawa, Minggu (22/2) malam. Meski diguyur hujan, kedatangan Tim I Safari Ramadan Pemerintah Kota Solok tetap disambut antusias oleh jemaah yang memadati masjid untuk menunaikan salat tarawih.
Turut hadir dalam rombongan sejumlah kepala OPD, di antaranya Kepala Disperkim LH, Kepala BKD, Ketua Baznas Kota Solok, Direktur Utama Perumda Pincuran Gadang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Kepala Kemenag, unsur pers, camat, lurah, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan ceramah berbahasa Arab oleh murid MDTA Masjid Baitul Maqdis.
Dalam sambutannya selaku Ketua Tim I Safari Ramadan, Wako Ramadhani menyampaikan berbagai capaian pembangunan sekaligus memaparkan program prioritas ke depan. Salah satunya adalah revitalisasi Taman Syech Kukut yang akan difungsikan sebagai ruang literasi, edukasi, seni, dan budaya.
Menurutnya, penataan taman tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga optimalisasi fungsi ruang publik agar lebih nyaman, aman, dan produktif. Nantinya, fasilitas pendukung kegiatan membaca dan belajar akan ditambah, termasuk penyediaan ruang pertunjukan seni dan budaya.
“Revitalisasi ini diharapkan rampung tahun ini. Taman ini nantinya bukan cuma tempat hijau, tapi juga pusat kegiatan membaca, seni, dan budaya masyarakat," kata Wako.
Selain itu, ke depannya, taman ini akan diisi dengan berbagai acara rutin, terutama di malam Sabtu dan Minggu. Acaranya termasuk pertunjukan seni budaya seperti silek dan randai, olahraga, serta iven budaya lainnya.
“Kami optimistis langkah ini akan meningkatkan daya tarik Kota Solok, menghadirkan lebih banyak kunjungan, dan pada akhirnya menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Contohnya, iven Rang Solok Baralek Gadang tahun lalu, kita ubah konsepnya, digelar di sawah dan pusat kota termasuk Taman Syech Kukut. Hasilnya, animo masyarakat luar biasa, diperkirakan puluhan ribu orang datang," ungkap Wako.
”Kita nggak mau orang datang ke Kota Solok cuma lewat. Dengan pusat literasi dan budaya, taman ini bisa jadi tujuan, tempat berkumpul, dan ruang ekspresi masyarakat," lanjutnya.
Selain memaparkan program pembangunan, Safari Ramadan juga dimanfaatkan sebagai ajang menyerap aspirasi masyarakat. Dalam sesi dialog, seorang jemaah penghuni Rusunawa mengusulkan perbaikan fasilitas rumah susun serta penambahan titik lampu jalan di kawasan penghubung Rusunawa dan Jalan Lingkar Utara.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Tim I Safari Ramadan Pemerintah Kota Solok menyerahkan bantuan sebesar Rp4 juta beserta paket alat kebersihan. Perumda Pincuran Gadang turut memberikan Rp1,5 juta, serta CSR Bank Nagari Cabang Solok sebesar Rp3 juta untuk operasional Masjid Baitul Maqdis.
























