Wujudkan Tata Ruang Berkelanjutan, Pemko Solok dan Universitas Andalas Matangkan Identifikasi KLHS RDTR

Wujudkan Tata Ruang Berkelanjutan, Pemko Solok dan Universitas Andalas Matangkan Identifikasi KLHS RDTR

Solok, InfoPublikSolok - Pemerintah Kota Solok melalui Bidang Penataan, Penaatan, dan Pengendalian Pencemaran Lingkungan (P4L) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) bergerak cepat memantapkan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Berkolaborasi dengan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) Universitas Andalas (Unand), pembahasan difokuskan pada identifikasi Kebijakan, Rencana, dan/atau Program (KRP) yang berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan hidup daerah, Jumat (11/9/2026).

Penyusunan kajian ini bertujuan memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi secara utuh sejak awal perencanaan tata ruang Kota Solok. Dalam forum tersebut, tim ahli menelaah materi muatan RDTR yang difokuskan pada pemetaan mitigasi empat isu strategis daerah, yaitu penurunan kualitas dan kuantitas air, alih fungsi lahan, optimalisasi pengelolaan sampah, serta antisipasi potensi bencana alam.

Ketua PSLH Universitas Andalas, Mahdi, S.P, M.Si, Ph.D, menekankan bahwa penelaahan KRP sangat vital agar dampak lingkungan dari setiap kebijakan pembangunan dapat diprediksi dan diantisipasi sejak dini.

"Setiap program dalam RDTR perlu dikaji secara komprehensif agar arah pembangunan daerah tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung serta keberlanjutan lingkungan hidup," jelas Mahdi.

Langkah kolaboratif ini disambut baik oleh Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok, Hanif, S.Sos, M.M. Ia menegaskan bahwa dokumen KLHS merupakan landasan utama untuk mewujudkan pertumbuhan kota yang berwawasan lingkungan dan ramah investasi.

Di sisi lain, Kepala Bidang P4L Dinas PerkimLH Kota Solok, Fajar, menambahkan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar rekomendasi yang dihasilkan bersifat realistis dan dapat diterapkan secara efektif.

"Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama untuk memastikan seluruh tahapan penyusunan KLHS ini berjalan optimal, sehingga menghasilkan rekomendasi yang aplikatif bagi arah pembangunan Kota Solok ke depan," tegas Fajar.

Pembahasan ini diikuti secara intensif oleh Tim Penyusun KLHS RDTR Kota Solok yang terdiri dari unsur Dinas PerkimLH, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan unsur kewilayahan, serta tim tenaga ahli dari PSLH Universitas Andalas.


Komentar

Tinggalkan komentar