Buka Puasa Bersama Relawan, Wali Kota Solok Paparkan Capaian Setahun Kepemimpinan dan Program Unggulan Solok
Solok, InfoPublikSolok - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota Suryadi Nurdal menegaskan komitmen melanjutkan transformasi pembangunan menuju “Solok Kota Madani”. Penegasan tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama relawan Dhani - Suryadi dan masyarakat di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Solok, Jumat (27/2).
Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi satu tahun kepemimpinan sejak pelantikan pada 20 Februari 2025. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa satu tahun merupakan fase penting dalam meletakkan fondasi perubahan. Dengan komitmen, kerja nyata, dan keberpihakan kepada masyarakat, Pemerintah Kota Solok terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.
Sejak awal kepemimpinan, Dhani - Suryadi mengusung visi “Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani” yang menitikberatkan pada kemajuan fisik dan ekonomi yang selaras dengan penguatan nilai religius, tata kelola pemerintahan yang baik, kesejahteraan sosial, serta peningkatan daya saing daerah. Prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan pelayanan dasar, penguatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Konsolidasi birokrasi dilakukan melalui optimalisasi pendapatan daerah, pengendalian belanja, serta peningkatan akuntabilitas dan transparansi keuangan.
“Langkah-langkah ini menjadi pijakan penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi utama mewujudkan Solok Kota Madani,” ujar Wali Kota.
Di bidang kesehatan, komitmen menghadirkan layanan yang merata diwujudkan melalui perluasan Universal Health Coverage (UHC). Hingga Desember 2025, sebanyak 16.916 jiwa dibiayai oleh Pemerintah Kota Solok, dengan cakupan UHC mencapai 98,7 persen dan tingkat keaktifan kepesertaan sebesar 91,72 persen. Atas capaian tersebut, Pemerintah Kota Solok menerima Penghargaan UHC Award kategori Madya sebagai bentuk apresiasi atas komitmen menghadirkan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Perlindungan sosial juga diperkuat melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi 2.260 pekerja rentan, seperti buruh bangunan, pengemudi ojek, dan pekerja informal lainnya. Program ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Ke depan, salah satu program prioritas adalah revitalisasi Taman Syech Kukut yang akan difungsikan sebagai ruang literasi, edukasi, seni, dan budaya. Penataan dilakukan tidak hanya pada aspek estetika, tetapi juga optimalisasi fungsi ruang publik agar lebih nyaman, aman, dan produktif.
Selain itu, Pemerintah Kota Solok akan membuka program bimbingan belajar gratis usai Lebaran bagi siswa yang bercita-cita masuk sekolah kedinasan, TNI, dan Polri. Program ini mencakup pelatihan psikotes, akademik, dan kesamaptaan bekerja sama dengan lembaga profesional, serta diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.
“Kelulusan sekolah kedinasan saat ini murni berdasarkan hasil tes. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu anak-anak Kota Solok meningkatkan kompetensi dan mewujudkan impian mereka menjadi abdi negara,” tutup Wali Kota.























