Perkuat Layanan Kesehatan, Dinkes Kota Solok Gandeng Klinik dan Dokter Mandiri
Solok, InfoPublikSolok - Dinas Kesehatan Kota Solok menggelar Pertemuan Pembinaan Penguatan Kolaborasi antara Puskesmas, Klinik Pratama, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD) dalam mendukung pelayanan program prioritas kesehatan. Acara ini berlangsung di Aula dr. Umar Ismail Rivai, M.Kes pada Kamis, 10 Juli 2025.
Sebanyak 52 peserta hadir, terdiri dari perwakilan 4 Puskesmas di Kota Solok, 10 Klinik Pratama, 8 TPMD, serta organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah dr. Hiddayaturrahmi, M.Kes dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).
Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat mutu layanan di jaringan fasilitas kesehatan dalam wilayah kerja puskesmas se-Kota Solok, dengan mengedepankan sinergi antarunit pelayanan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK), Emil Reza Razali, S.Si, Apt, M.Farm. Dalam sambutannya, Emil menekankan pentingnya transformasi layanan primer dalam upaya memperkuat sistem kesehatan nasional.
"Layanan primer adalah kontak pertama masyarakat dengan sistem kesehatan, baik untuk upaya kuratif maupun rehabilitatif. Oleh karena itu, transformasi layanan primer harus dilakukan secara menyeluruh, dari level strategis hingga operasional," jelasnya.
Sementara itu, dr. Hiddayaturrahmi menyoroti peran sentral Puskesmas dalam sistem surveilans kewaspadaan dini dan penanganan potensi wabah. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan camat, lurah, kepala desa, dan tokoh masyarakat.
"Keberhasilan program kesehatan sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antarunit layanan. Jika ini terbangun, maka akan tercipta sinergi yang mendukung gaya hidup sehat di masyarakat," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kota Solok berharap terbentuknya jejaring layanan kesehatan yang lebih solid, responsif, dan terintegrasi dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat di masa depan.























