Baznas Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting di Kota Solok, Dukung Program GENTING dengan Bantuan Rp30 Juta

Baznas Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting di Kota Solok, Dukung Program GENTING dengan Bantuan Rp30 Juta

Solok, InfoPublikSolok — Pemerintah Kota Solok kembali menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka stunting melalui kegiatan sosialisasi percepatan penurunan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini melibatkan berbagai mitra strategis, termasuk BAZNAS Kota Solok, dan berlangsung di Akmal Room Bappeda Kota Solok, Rabu (19/11).

Kegiatan sosialiasi GENTING dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan, dan KB (DPMPPKB) Kota Solok, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam percepatan penurunan angka stunting. Ia menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan langkah terpadu, mulai dari intervensi gizi, edukasi, hingga dukungan ekonomi keluarga.

Wali Kota Solok yang diwakili oleh Asisten I, Nova Elfino, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan GENTING, terutama BAZNAS Kota Solok. “Pencegahan stunting membutuhkan gerakan bersama yang konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan. Program GENTING menjadi wadah kolaborasi untuk memastikan anak-anak Kota Solok tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Acara sosialisasi dihadiri oleh Ketua LKAAM Kota Solok, Bundo Kanduang, unsur Forkopimda, serta seluruh OPD terkait. Hadirnya tokoh adat dan lembaga masyarakat menegaskan kuatnya dukungan kolektif dalam melindungi generasi masa depan Kota Solok.

Dengan keterlibatan berbagai unsur pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan mitra strategis, Pemerintah Kota Solok optimistis bahwa Program GENTING akan memberikan dampak signifikan dalam percepatan penurunan angka stunting.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program GENTING, BAZNAS Kota Solok melalui MoU tahun 2025 bersama DPMPPKB berkomitmen memberikan bantuan kepada 10 anak yang masuk kategori risiko stunting. Setiap anak menerima Rp500.000 per bulan selama enam bulan, dengan total bantuan mencapai Rp30 juta.

Perwakilan Baznas Kota Solok, Ririn Riza Aryani, selaku Amir Pelaksana, hadir dalam kegiatan dan menyampaikan dukungan terhadap program tersebut.

Ketua Baznas Kota Solok, H. Zaini, menjelaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial sekaligus pengelolaan zakat yang tepat sasaran. “Penanganan stunting adalah investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Kota Solok. BAZNAS siap menjadi mitra pemerintah agar keluarga yang membutuhkan memperoleh dukungan secara maksimal,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, meskipun MoU resmi berlaku pada tahun 2025, Baznas Kota Solok telah lama aktif dalam berbagai upaya penanganan stunting, seperti pemberian bantuan pangan bergizi, intervensi kesehatan, serta penguatan ekonomi keluarga berisiko stunting.

Dukungan terarah dari BAZNAS diharapkan mampu menciptakan generasi Kota Solok yang sehat, cerdas, dan berkualitas.


Komentar

Tinggalkan komentar