Kemenag dan Dinsos PPPA Kota Solok Perkuat Sinergi Tangani Persoalan Sosial

Kemenag dan Dinsos PPPA Kota Solok Perkuat Sinergi Tangani Persoalan Sosial

Solok, InfoPublik - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Solok memperkuat sinergi lintas sektor melalui rencana penyusunan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Kesepakatan awal tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi dan koordinasi yang berlangsung di Kantor Dinsos PPPA Kota Solok, Senin (29/6), sebagai langkah bersama dalam menangani berbagai persoalan sosial, penguatan ketahanan keluarga, serta perlindungan perempuan dan anak.

Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, mengatakan kolaborasi antarlembaga menjadi kebutuhan dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

"Melalui sinergi ini, kami ingin memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan Dinsos PPPA agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Persoalan seperti pernikahan dini, stunting, perlindungan perempuan dan anak hingga penguatan ketahanan keluarga membutuhkan pendekatan yang komprehensif, baik dari sisi sosial maupun keagamaan," ujar H. Amril.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi menyepakati lima ruang lingkup kerja sama yang akan dituangkan dalam dokumen MoU. Kerja sama tersebut meliputi pencegahan pernikahan dini melalui optimalisasi peran Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) serta Kantor Urusan Agama (KUA), termasuk pendampingan psikologis, sosial, dan pembinaan keagamaan bagi remaja yang mengajukan dispensasi nikah di Pengadilan Agama.

Selain itu, Kemenag dan Dinsos PPPA akan bersinergi dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui edukasi kesiapan mental, kesehatan reproduksi, dan pemenuhan gizi keluarga. Materi tersebut akan diintegrasikan dalam program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) serta Kursus Calon Pengantin (Suscatin) yang dilaksanakan Kemenag.

Kerja sama juga mencakup penguatan perlindungan perempuan dan anak melalui edukasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perundungan, dan kekerasan seksual di lingkungan sekolah maupun pondok pesantren. Program tersebut akan melibatkan tim Dinsos PPPA dengan dukungan pembinaan keagamaan dari Kemenag.

Pada bidang kesejahteraan sosial, kedua instansi akan melakukan sinkronisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan data penerima bantuan keagamaan, seperti zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Kemenag bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sekaligus menghindari tumpang tindih program.

Kemenag juga akan mengoptimalkan peran penyuluh agama dan majelis taklim sebagai mitra pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program kesejahteraan sosial, literasi keuangan, serta penguatan ketahanan keluarga hingga ke tingkat masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Kota Solok, Milda Murniati, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi dengan Kemenag akan memperkuat efektivitas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat karena didukung oleh jaringan kelembagaan hingga tingkat kelurahan.

"Kami menyambut baik inisiatif ini karena persoalan sosial memerlukan penanganan yang terpadu. Dengan dukungan Kemenag melalui penyuluh agama, KUA, dan berbagai lembaga keagamaan, kami optimistis upaya perlindungan perempuan dan anak, penurunan stunting, serta penguatan ketahanan keluarga akan semakin efektif dan menjangkau masyarakat secara luas," kata Milda.

Melalui kemitraan strategis ini, Kemenag dan Dinsos PPPA Kota Solok berkomitmen segera menuntaskan penyusunan Nota Kesepahaman sebagai landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran dalam mewujudkan masyarakat Kota Solok yang harmonis, berdaya, dan sejahtera.


Komentar

Tinggalkan komentar