Semifinal FE Cup 2 Berakhir Dramatis 6-5 untuk Kemenangan MMP A
Solok, InfoPublikSolok – Laga semifinal pertama turnamen bergengsi FE Cup 2 menumpahkan drama luar biasa di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Selasa (30/6) sore. Setelah bermain imbang tanpa gol sepanjang 90 menit waktu normal, tim bertabur bintang MMP A akhirnya sukses menyegel tiket ke babak final usai menumbangkan perlawanan gigih Saga FC lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor ketat 6-5.
Gelandang andalan MMP A, Manda Cingi, keluar sebagai pahlawan setelah eksekusi dinginnya sebagai penendang keenam sukses mengoyak jala gawang Saga FC. Gol penentu tersebut lahir sesaat setelah penjaga gawang kawakan eks Semen Padang FC dan PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, melakukan aksi penyelamatan heroik dengan menepis sepakan algojo keenam milik Saga FC.
Dalam laga semifinal pertama ini MMP A menurunkan dua putra daerah asli Solok yang merumput di kompetisi nasional, Wigi Pratama dan Arif Yanggi Rahman. Di kubu lawan, Saga FC tampil mengandalkan lini depan yang dimotori Carel Syadef, Alil Yalum, dan Gibran Tito.
Sejak peluit babak pertama ditiup oleh wasit Liga 1, Eko Saputra, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dan saling berbalas serangan cepat. Namun, kokohnya barisan pertahanan Saga FC yang digalang Bima Prahara dan Agus Dwi membuat serangan MMP A kerap patah.
Ketegangan sempat memuncak di penghujung babak pertama saat Wigi Pratama melepaskan tendangan roket jarak jauh. Beruntung bagi Saga FC, kiper mereka Rafiq Efendi tampil sangat gemilang hari ini dengan menepis peluang emas tersebut, sekaligus mementahkan rentetan peluang matang dari para penyerang MMP A. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan justru semakin memanas. Demi memecah kebuntuan, manajemen MMP A melakukan perjudian taktis pada menit ke-54 dengan memasukkan dua gerbong pemain Liga 1, Irsyad Maulana dan Genta Alparedo. Masuknya kedua pemain ini langsung meningkatkan intensitas serangan MMP A.
Meski kurungan serangan terus dilancarkan ke jantung pertahanan Saga FC, disiplinnya organisasi permainan lawan membuat papan skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan pun terpaksa langsung dilanjutkan ke babak tos-tosan.
Di babak adu penalti, mentalitas juara berbicara. Setelah lima penendang pertama kedua tim sama-sama menuntaskan tugas dengan sempurna, momentum emas didapatkan MMP A saat Jandia Eka Putra dengan jeli membaca arah bola dan menepis sepakan penendang keenam Saga FC. Manda Cingi yang maju sebagai eksekutor penutup tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengunci kemenangan.
Dengan hasil ini, MMP A resmi melaju ke partai puncak FE Cup. Mereka kini tinggal duduk manis menunggu calon lawan di laga final, yakni pemenang dari laga semifinal kedua yang mempertemukan Three Boy FC dari Sijunjung melawan tim saudara mereka, MMP B.
Atas performa apik dan ketenangannya di momen krusial, Manda Cingi dinobatkan sebagai Man of the Match pada laga semifinal ini. Saat wawancara usai pertandingan, eks pilar Garudayaksa FC yang baru saja promosi ke Liga I itu menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada tim lawan yang telah menyuguhkan perlawanan yang luar biasa.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kemenangan yang diraih hari ini. Pertandingan berjalan sangat menarik, seru, dan menghibur untuk ditonton. Saya juga ingin memberikan apresiasi besar kepada tim Saga FC yang bermain luar biasa. Walaupun tensi pertandingan di lapangan tadi sangat tinggi, saya bangga karena kedua tim tetap saling menjunjung tinggi nilai sportivitas hingga laga usai," ujar Manda Cingi.
















