Suci dan Bersih Jadi Pesan Ramadhan bagi ASN DisperkimLH Kota Solok

Suci dan Bersih Jadi Pesan Ramadhan bagi ASN DisperkimLH Kota Solok

Solok, InfoPublikSolok – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Solok (Disperkim LH) menggelar tausiah Ramadhan bersama Ustaz Syamsurijal, S.Ag., M.Pd.I dari Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Kamis (12/2). Kegiatan yang berlangsung di aula kantor tersebut diikuti seluruh pegawai Disperkim LH beserta Dharma Wanita.

Tausiah kali ini mengangkat tema “ASN Berakhlak, Kerja Tuntas di Bulan Ramadhan.” Tema tersebut selaras dengan semangat membangun aparatur yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga kuat secara spiritual.

Kepala Disperkim LH, Hanif, S.Sos, MM dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyelesaikan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Kita semua, baik pimpinan maupun staf, harus melaksanakan tugas masing-masing dengan baik, sehingga setiap pekerjaan yang diamanahkan dapat diselesaikan secara tuntas,” ujarnya.

Sementara itu, Ustaz Syamsurijal mengaitkan tugas Disperkim LH yang berkaitan dengan kebersihan dan keindahan kota dengan nilai-nilai keislaman melalui kajian bertajuk “Suci dan Bersih.” Ia menekankan bahwa kebersihan bukan hanya aspek fisik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan integritas diri.

Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun profesional. Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi perisai dari perbuatan dosa serta sarana melatih kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Puasa adalah perisai dari azab Allah. Namun jangan sampai kita hanya mendapatkan lapar dan dahaga tanpa nilai ibadah,” jelasnya, mengingatkan pentingnya niat yang ikhlas dan amal shalih selama Ramadhan.

Dalam tausiahnya, ia juga menjelaskan hukum ziarah kubur yang kerap dilakukan masyarakat menjelang Ramadhan. Ziarah hukumnya diperbolehkan (mubah), terutama bagi laki-laki, dengan tujuan mengingat kematian dan mendoakan ahli kubur. Namun, ia mengingatkan agar tidak menjadikannya sebagai kewajiban rutin yang terjadwal secara khusus menjelang Ramadhan.

“Kita boleh berziarah kapan saja tanpa harus menjadikannya tradisi yang seolah-olah wajib pada waktu tertentu,” paparnya.

Ia juga mengingatkan agar dalam ziarah tidak melakukan perbuatan yang dilarang, seperti berkata buruk, meminta kepada penghuni kubur, atau perbuatan yang mengarah pada kesyirikan.

Selain itu, Ustaz Syamsurijal turut menjelaskan tata cara pemindahan makam sesuai ketentuan syariat, mengingat Disperkim LH memiliki tugas pengelolaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) dan terdapat rencana pemindahan beberapa makam ke depan.

Kegiatan tausiah ini diharapkan menjadi penguat semangat bagi seluruh jajaran Disperkim LH dalam menyambut Ramadhan, sehingga nilai-nilai kesucian dan kebersihan tidak hanya terimplementasi dalam pengelolaan kota, tetapi juga tercermin dalam sikap, etos kerja, dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara.


Komentar

Tinggalkan komentar