Calon Peserta Jambore Nasional XII 2026 Dapat Pembekalan Pengelolaan Lingkungan
Solok, InfoPublikSolok - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok menggembleng 40 anggota Pramuka penggalang terbaik untuk menjadi duta pelestarian alam daerah. Langkah taktis ini diwujudkan lewat pembekalan intensif mengenai mitigasi krisis iklim dan pengelolaan sampah sebagai persiapan menuju pergelaran akbar Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
Rangkaian pembinaan yang digelar di Kantor Dinas PerkimLH pada Rabu (24/6) ini mengusung tema strategis “Pramuka Beraksi Menghadapi Perubahan Iklim: Melalui Pengelolaan Lingkungan untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Sebanyak 40 peserta tersebut merupakan tunas muda pilihan hasil seleksi ketat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Solok, yang terdiri dari 36 pelajar tingkat SMP/MTs dan 4 murid tingkat SD/MI.
Sekretaris Dinas PerkimLH Kota Solok, Novri Aprilizen, S.STP, M.Si, saat membuka pembekalan menegaskan bahwa materi yang diberikan merupakan bekal penting yang sejalan dengan tantangan lingkungan global saat ini.
"Tema Jamnas tahun ini sangat lekat dengan tugas pokok dan fungsi kami di Dinas PerkimLH dalam merawat kelestarian bumi. Kami tidak ingin adik-adik pramuka ke Cibubur hanya sekadar berkemah. Kami berharap besar kalian pulang menjadi generasi penerus yang melek lingkungan dan mampu bertindak sebagai agen perubahan (agent of change) yang menularkan kebiasaan hijau ini di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas," ujar Novri Aprilizen.
Guna memperkuat pemahaman substantif, Dinas PerkimLH menerjunkan langsung tim pakar yang digawangi oleh Penyuluh Lingkungan Hidup Madya Agus Susanto, ST, serta didampingi Penyuluh Muda Nelli Amrianis, SP, dan Ovi Oktaviani, ST, M.IL. Materi yang disampaikan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dua arah mengenai pemanasan global dan keterkaitannya dengan ketahanan pangan nasional.
Tidak sekadar menerima teori di dalam aula, seluruh peserta juga diajak turun langsung ke lapangan untuk melihat alur kerja penanganan limbah domestik di hilir Kota Solok. Kontingen Jamnas ini mengunjungi Rumah Kompos dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah guna mempelajari secara detail mekanisme pemilahan sampah organik serta proses transformasi limbah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi sektor pertanian.
Melalui pembekalan komprehensif dari hulu ke hilir ini, Pemkot Solok optimistis kontingen Pramuka Kota Solok tidak hanya siap secara fisik dan mental untuk bersaing di tingkat nasional, tetapi juga membawa pulang wawasan aplikatif demi membangun lingkungan Kota Beras yang lebih bersih, sehat, dan tangguh terhadap dampak perubahan iklim.



















