Final FE Cup 2: Sempat Imbang 3-3, MMP B Akhirnya Angkat Trofi Juara!
Solok, InfoPublikSolok - Turnamen sepak bola FE Cup 2 Tahun 2026 resmi berakhir dengan menempatkan MMP B sebagai jawara baru. Dalam laga derbi pamungkas yang dihuni sederet bintang nasional, MMP B sukses menumbangkan tim saudara mereka, MMP A, lewat babak adu penalti dengan skor 5-3 setelah bermain imbang 3-3 sepanjang waktu normal di Stadion H. Marah Adin, Kota Solok, Sabtu (4/7) sore.
Laga final ini dipimpin oleh wasit Liga 1 Eko Saputra bersama asisten wasit wanita berlisensi FIFA, Wina Apriliana. Sejak peluit kick-off ditiup pukul 15.45 WIB, ribuan pasang mata disuguhi aksi saling berbalas gol.
MMP B membuka keunggulan lebih dulu lewat Rosad Setiawan (14'), sebelum disamakan oleh striker Persik Kediri putra daerah asal Muaro Pingai, Kabupaten Solok, Wigi Pratama (21'). MMP A sempat membalikkan keadaan via Dama Indrayana (35'), namun langsung disamakan oleh Rocky Mandosir (43') hingga turun minum.
Tensi di paruh kedua semakin memuncak saat pemain MMP B, Mukhlis, diganjar kartu merah pada menit ke-85 karena melanggar Robby Darwis di kotak terlarang, meski eksekusi penalti Irsyad Maulana membentur mistar.
Memasuki injury time, Fauzi Idrus sempat membawa MMP B unggul 3-2 di menit ke-92, namun disamakan secara dramatis menjadi 3-3 oleh sundulan Robby Darwis pada menit ke-95. Pada babak adu penalti, Rifan Hamdi selaku penendang kelima MMP B sukses mengunci kemenangan setelah eksekutor ketiga MMP A, Ismail Hadi, gagal menjalankan tugasnya.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, yang hadir langsung menyaksikan jalannya laga pamungkas bersama Wawako Solok Suryadi Nurdal memberikan apresiasi yang luar biasa atas manajemen pergelaran turnamen lintas provinsi ini.
"Pemerintah daerah memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Turnamen FE Cup 2 ini telah memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya bagi perputaran ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar stadion, melainkan juga memperkuat citra Kota Solok di tingkat regional Sumatera sebagai daerah yang aman, kondusif, dan ramah untuk dikunjungi," ujar Ramadhani.
Menanggapi animo luar biasa masyarakat yang memadati stadion sejak siang hari, Ramadhani juga memaparkan rencana strategis pembenahan infrastruktur olahraga kebanggaan Kota Beras tersebut.
"Melihat besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk melanjutkan perluasan pembangunan Stadion H. Marah Adin ke depan, terutama berfokus pada pembebasan lahan sisa serta percepatan pembangunan tribun timur guna menampung kapasitas penonton yang lebih besar," tambahnya.
Ketua Pelaksana Turnamen, Deni Eka Surya, turut menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh jajaran Pemkot Solok serta dedikasi Fadlul Efendi yang konsisten mengawal kompetisi ini hingga berjalan sukses selama sebulan penuh.
"FE Cup dibangun bukan semata-mata untuk mencari juara di lapangan, melainkan sebagai rumah besar untuk merawat tali persaudaraan dan menyediakan kompetisi yang sehat serta kompetitif bagi talenta-talenta muda. Kami memohon maaf atas segala kekurangan dan berkomitmen menjadikannya bahan evaluasi demi edisi ketiga tahun depan," pungkas Deni.
Atas kemenangan dramatis ini, MMP B resmi membawa pulang trofi juara dan hadiah uang tunai sebesar Rp150 juta, disusul MMP A selaku runner-up dengan Rp100 juta. Sementara itu, posisi ketiga diraih oleh Saga FC (Sijunjung) dengan hadiah Rp50 juta, dan Three Boy FC (Sijunjung) di posisi keempat membawa pulang Rp20 juta.
Penghargaan individu bergengsi sukses diborong penggawa MMP B, di mana Hugo Samir keluar sebagai Top Scorer (9 gol) dan Rocky Mandosir dinobatkan sebagai Pemain Terbaik, yang masing-masing berhak atas hadiah Rp15 juta.
















