Kejar Target HLH 2026, Dinas PerkimLH Solok Siap Hijaukan Bantaran Batang Lembang dengan 1.500 Pohon
SOLOK, INFOPUBLIKSOLOK – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Kota Solok bergerak cepat mematangkan agenda aksi ekologi menyambut Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2026. Instansi ini menargetkan penanaman 1.500 pohon pelindung di sepanjang bantaran sungai Batang Lembagn di belakang Taman Kalumpang sebagai komitmen nyata perluasan ruang terbuka hijau dan mitigasi erosi.
Langkah akselerasi ini diambil menyusul turunnya Surat Edaran resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang baru diterima jajaran daerah dua hari sebelumnya. Guna memastikan seluruh lini bergerak terintegrasi, Kepala Dinas PerkimLH menunjuk Sekretaris Dinas, Novri Aprilizen, S.STP, M.Si, sebagai ketua koordinator yang membawahi lintas bidang teknis kebersihan, pengelolaan limbah B3, hingga pengendalian pencemaran.
Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok, Hanif, S.Sos., MM, menegaskan bahwa keterbatasan waktu tidak boleh menyurutkan kualitas dampak gerakan lingkungan yang akan dipersembahkan kepada masyarakat.
"Kita memang memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas karena surat edaran dari pusat baru saja kita terima beberapa hari yang lalu. Namun, hal tersebut sama sekali tidak mengurangi semangat kita. Seluruh jajaran harus tancap gas agar setiap rangkaian kegiatan HLH Sedunia tahun ini tetap terlaksana dengan maksimal, terukur, dan memberikan dampak positif langsung pada kelestarian ekosistem kota," tegas Hanif dalam arahannya, Kamis (4/6).
Rangkaian aksi nyata ini dijadwalkan bergulir mulai Jumat, 5 Juni 2026, yang diawali dengan apel gabungan seluruh ASN Dinas PerkimLH bersama ratusan tenaga kebersihan lapangan. Pasca-apel, tim langsung diterjunkan untuk melakukan aksi pembersihan massal (clean-up) di kawasan bantaran sungai belakang Taman Kalumpang sebagai fase sterilisasi lahan.
Sebagai puncaknya, penanaman 1.500 pohon pelindung akan dilaksanakan secara kolaboratif pada 22 Juni 2026 mendatang. Agenda puncak ini dirancang masif dengan menggandeng lintas sektor mulai dari unsur aparatur pemerintah, komunitas peduli lingkungan, dunia usaha, akademisi, hingga pelibatan aktif masyarakat sekitar untuk memperkuat fungsi resapan air permukaan.
Selain aksi fisik di lapangan, Dinas PerkimLH Kota Solok juga memproduksi video dokumentasi edukatif yang merekam seluruh proses restorasi lingkungan ini. Publikasi tersebut disiapkan sebagai instrumen kampanye digital untuk menggugah kesadaran dan budaya sadar lingkungan di tingkat akar rumput secara berkelanjutan.





















