Kwarcab Pramuka Kota Solok Tinjau Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lapas Kelas IIB Solok
Solok, InfoPublikSolok — Usai pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan pengurus Gugus Depan Khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Solok, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Solok, Suryadi Nurdal, bersama Kepala Lapas Kelas IIB Solok, Jepri Ginting, dan jajaran pengurus Kwarcab Kota Solok meninjau langsung berbagai program pembinaan kemandirian warga binaan di lingkungan lapas, Senin (18/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung aktivitas peternakan ayam petelur yang dikelola oleh warga binaan pemasyarakatan. Suryadi Nurdal bersama jajaran pengurus Kwarcab turut memanen telur hasil produksi peternakan yang menjadi salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Solok.
Kepala Lapas Kelas IIB Solok, Jepri Ginting, menjelaskan bahwa peternakan ayam petelur tersebut saat ini memiliki sekitar 900 ekor ayam yang mampu menghasilkan sekitar 22 lapik telur setiap harinya.
“Hasil produksi telur ini alhamdulillah sudah memiliki pelanggan tetap, di antaranya Rumah Sakit Serambi Madinah dan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini menjadi bentuk nyata pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang bermanfaat,” ujarnya.
Selain meninjau peternakan ayam petelur, rombongan juga mengunjungi pelatihan membatik yang diikuti warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, para warga binaan memperlihatkan proses pembuatan motif batik hasil karya mereka yang menjadi salah satu program pelatihan keterampilan di lingkungan lapas.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lokasi penetasan telur yang juga dikelola sebagai bagian dari program pembinaan produktif warga binaan pemasyarakatan.
Ketua Kwarcab Kota Solok, Suryadi Nurdal, memberikan apresiasi atas berbagai program pembinaan yang dilaksanakan oleh Lapas Kelas IIB Solok. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan keterampilan yang positif.
“Kami melihat semangat dan kreativitas luar biasa dari warga binaan. Program seperti ini sangat baik dalam membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta keterampilan hidup yang nantinya dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pembinaan,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan, Kwarcab Kota Solok juga menerima kain batik hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB Solok yang dibuat melalui pelatihan membatik di lingkungan lapas.
Kegiatan kunjungan berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum mempererat sinergi antara Kwarcab Kota Solok dengan Lapas Kelas IIB Solok dalam mendukung program pembinaan karakter dan kemandirian warga binaan pemasyarakatan.























