Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS Kota Solok Salurkan Paket Bantuan untuk Puluhan Anak Khitanan Massal
Solok, InfoPublikSolok – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Solok mengoptimalkan pendayagunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk menyokong program jaring pengaman sosial di sektor kesehatan. Komitmen kemanusiaan ini diwujudkan lewat penyaluran paket bantuan berupa 80 helai kain sarung bagi puluhan anak dari keluarga kurang mampu yang mengikuti aksi khitanan massal gratis di SD Negeri 03 Kampung Jawa, Sabtu (28/6).
Langkah intervensi sosial yang dilakukan BAZNAS ini menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan logistik pasca-tindakan medis bagi para peserta. Dalam mengeksekusi program penunjang kesehatan tersebut, BAZNAS berkolaborasi taktis dengan Satgas Pramuka Peduli Kwarcab 0310 Kota Solok yang bertindak sebagai tim promotor sekaligus penyedia layanan medis gratis bagi warga di tengah masa libur sekolah.
Ketua BAZNAS Kota Solok, AKBP (Purn) H. Zaini, SH, menegaskan bahwa keterlibatan aktif lembaga yang dipimpinnya merupakan komitmen mutlak dalam mengalirkan dana umat ke sektor-sektor yang memberikan dampak langsung pada kesejahteraan akar rumput.
"Partisipasi dalam khitanan massal ini adalah wujud nyata dari komitmen BAZNAS Kota Solok untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan tepat sasaran. Melalui paket bantuan kain sarung yang kami bagikan, kami ingin meringankan beban operasional orang tua sekaligus memberikan kebahagiaan bagi anak-anak kita yang sedang bertransisi tumbuh besar," ujar H. Zaini.
Aksi kolaboratif ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Wali Kota Solok sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Kota Solok, H. Suryadi Nurdal. Menurutnya, kontribusi aktif BAZNAS berhasil memperkuat efektivitas program bakti sosial di daerah.
"Sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah daerah, dan BAZNAS seperti ini merupakan modal sosial yang luar biasa bagi Kota Solok. Khitanan gratis yang didukung penuh paket bantuan dari BAZNAS ini sangat membantu meringankan pengeluaran domestik keluarga kurang mampu. Kami berharap model kerja sama lintas sektor yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat ini dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan," ungkap H. Suryadi Nurdal.
Secara teknis medis, tindakan operasi minor ini ditangani langsung oleh spesialis anak, dr. IGM Afridoni, Sp.A, bersama belasan relawan medis untuk menjamin prosedur yang aman dan steril.

















