Perkuat Ekosistem UMKM, DPKUKM Kota Solok Fasilitasi Pembentukan Asosiasi PKL CFD dan Gandeng Bank BNI
Solok, InfoPublikSolok - Kawasan Car Free Day (CFD) Kota Solok bersiap bertransformasi menjadi pusat ekonomi kreatif modern berbasis digital. Langkah besar ini ditandai dengan penerapan sistem transaksi nontunai serta pembentukan Asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) CFD yang difasilitasi oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPKUKM) Kota Solok bersama Bank BNI Cabang Solok di Aula Umar Ismail Riva'i, Jumat (24/7/2026).
Langkah digitalisasi ini merupakan bentuk dorongan Pemko Solok agar pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dapat naik kelas serta memiliki daya saing yang lebih tinggi di era modern.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh 40 perwakilan pedagang CFD tersebut, Pimpinan Cabang BNI Solok, Rosi Diana, hadir langsung memberikan edukasi literasi keuangan dan sosialisasi fasilitas pembayaran digital seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
"Melalui fasilitasi pembayaran nontunai yang cepat, aman, dan praktis ini, para pedagang tidak perlu lagi pusing menyediakan uang kembalian serta terhindar dari risiko menerima uang palsu. Digitalisasi ini akan membuat pencatatan keuangan UMKM menjadi lebih rapi dan efisien," terang Rosi Diana.
Transformasi digital ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Solok lewat penguatan kelembagaan pedagang. Kepala DPKUKM Kota Solok, Ricky Carnova, yang hadir didampingi Sekretaris DPKUKM Taufiq Rusli, Kabid Perdagangan Hasrul Hendri, dan Kabid Koperasi Industri UKM Dody Amril menjelaskan bahwa kemudahan transaksi harus berjalan seiring dengan tata kelola kawasan yang tertib.
"Dengan hadirnya wadah asosiasi resmi ini, koordinasi antara pemerintah dan pedagang menjadi jauh lebih mudah. Kita ingin kawasan CFD Kota Solok tidak sekadar menjadi tempat berkumpul mingguan, tetapi bertransformasi menjadi kawasan usaha kreatif yang tertata, bersih, nyaman, modern, serta menjunjung tinggi kejujuran berdagang," ungkap Ricky Carnova.



















