Tim SK4 Tertibkan PKL yang Berjualan di Bahu Jalan Pasar Raya Solok

Solok, (InfoPublikSolok) - Pasar Raya Solok yang terletak di pusat kota merupakan salah satu icon Kota Solok, dimana pasar tidak hanya hanya berfungi sebagai tempat jual beli, pusat pertemuan sosial bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Di samping banyak sekali fungsinya, tentu ada permasalahan yang ditimbulkan yaitu keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang semakin menjamur di area Pasar Raya ini yang membuat semberawutnya wajah pasar, dimana mereka berjualan menggunakan bahu jalan, area yang diperuntukkan untuk parkir dan trotoar yang tentunya sangat mengganggu ketentaraman dan ketertiban umum.
Satuan Polisi Pamong Praja sebagai garda terdepan penegak Perda sudah berupaya melakukan pengawasan secara rutin dengan memberikan teguran kepada Pedagang yang melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Trantibum, namun sebagian masih ada yang tidak mengindahkan aturan.
Tim Satuan Kerja Keamanan Kota (SK4) yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, DPK-UKM, dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan Penertiban terhadap PKL yang berjualan menggunakan bahu jalan, serta lokasi yang diperuntukkan untuk parkir dan area hijau di area Pasar Raya Solok dan sekitarnya, Kamis (7/2).
Penertiban PKL dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Zulkarnaini, didampingi Kabid Trantib Fera Zuana, Kasi Operasional, Sasmeldi, bersama dengan pejabat terkait dari DPK-UKM, Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup.
Tim SK4 Kota Solok berhasil mengamankan 13 PKL ke Kantor Satpol PP, terdiri dari lima orang PKL menggunakan lapak, lima orang menggunakan kendaraan roda empat, dan tiga orang PKL menggunakan gerobak, untuk kemudian diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada.
Kabid Tibum & Transmas, Fera Zuana, mengatakan sesuai dengan Tupoksi Satpol PP sebagai penegak Perda, sebelumnya telah melakukan teguran terhadap pedagang khususnya pedagang yang berdagang di atas trotoar dan bahu jalan, termasuk teguran tertulis, namun tidak diindahkan oleh pedagang.
"Penertiban ini harus dilakukan karena sesuai dengan Tupoksi Satpol PP untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat karena ini sudah meresahkan masyarakat banyak. Akses jalan yang kita tertibkan sudah terganggu terutama pengguna jalan dan pengguna trotoar, untuk ke depannya pengawasan dan penertiban ini akan terus dilakukan agar kawasan ini steril dari PKL yang tentunnya akan mempercantik wajah Kota Solok," jelasnya.
Kasi Operasional dan Pengendalian, Sasmeldi, menambahkan Satpol PP akan melakukan penataan dan penertiban secara intensif agar ke depannya PKL di area Pasar Raya Solok tertata dengan rapi, sehingga masyarakat yang berkunjung akan merasa aman dan nyaman.
Arsip Berita