Lomba Marandang, Upaya Menjaga Warisan Budaya Minangkabau di Kalangan Generasi Muda
Solok, InfoPublikSolok - Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal resmi membuka lomba marandang tingkat SLTA se-Kota Solok yang digelar di Istiqlal Park, Sabtu (29/8).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Himpunan Pengusaha Rendang Minang (HIPERMI) Kota Solok yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai upaya melestarikan tradisi dan budaya Minangkabau di kalangan generasi muda.
Menurutnya, marandang bukan sekadar proses mengolah daging dengan bumbu dan santan hingga menghasilkan rendang, tetapi juga merupakan bagian dari warisan tradisi dan karya seni kuliner Minangkabau yang sarat dengan nilai kehidupan.
“Marandang bukan sekadar proses memasak daging dengan bumbu dan santan hingga menghitam. Marandang adalah pembentukan karakter, warisan tradisi, dan karya seni kulinari Minangkabau yang sarat akan nilai-nilai kehidupan, kesabaran, keuletan, ketelitian, dan gotong royong,” ujarnya.
Ia mengatakan, tradisi marandang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman. Selain memiliki nilai budaya dan filosofi, rendang juga memiliki potensi ekonomi yang besar.
“Selain melestarikan warisan budaya, marandang ini adalah tradisi turun temurun yang mengandung nilai filosofi dan kearifan lokal. Jika generasi muda tidak diperkenalkan sejak dini, dikhawatirkan tradisi ini akan terkikis oleh zaman. Di balik kelezatannya, randang adalah komoditas ekonomi yang luar biasa. Membekali generasi muda dengan keahlian ini, kita sama saja membuka peluang usaha dan kemandirian ekonomi di masa depan,” ucap Wawako.
Kepada seluruh peserta, Wawako mengucapkan selamat bertanding dan mengajak mereka menjadikan lomba tersebut sebagai ajang untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi.
“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian, jadikan lomba ini sebagai ajang belajar dan silaturahmi. Kepada dewan juri, saya titipkan penilaian yang objektif agar melahirkan pemenang yang benar-benar memahami cita rasa dan filosofi merandang secara utuh,” tutupnya.






















