Wali Kota Solok Dorong Penguatan Peran Bundo Kanduang sebagai Benteng Moral Generasi Muda
Solok, InfoPublikSolok - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat, nilai kebudayaan, serta perlindungan karakter generasi muda Minangkabau. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata oleh Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, saat menghadiri Pertemuan Konsolidasi Organisasi Bundo Kanduang Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat yang dipusatkan di Gedung Kubuang Tigo Baleh, Jumat (10/7).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Solok ini menjadi bentuk dukungan moral dan institusional terhadap penguatan peran perempuan Minangkabau sebagai limpapeh rumah nan gadang di tengah hantaman disrupsi teknologi dan pesatnya arus informasi digital.
Dalam sambutan dan arahannya, Wako Ramadhani menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus Bundo Kanduang dari berbagai daerah yang konsisten merawat tatanan adat serta etika sosial. Menurutnya, Bundo Kanduang memegang kunci krusial dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan masyarakat.
"Bundo Kanduang memiliki posisi yang sangat strategis sebagai madrasah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Tantangan zaman saat ini kian berat dengan derasnya arus informasi tanpa filter. Oleh karena itu, kita membutuhkan peran aktif Bundo Kanduang untuk menanamkan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sejak dini agar anak cucu kita memiliki benteng moral yang kokoh," ujar Dr. Ramadhani Kirana Putra.
Lebih lanjut, Wali Kota menggarisbawahi pentingnya keterpaduan langkah antara pemangku kebijakan dan tokoh adat. Ia mengajak seluruh elemen—mulai dari pemerintah daerah, jajaran niniak mamak, hingga Bundo Kanduang—untuk terus memupuk kolaborasi yang solid. Sinergi ini diyakini menjadi modal utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Sumatera Barat yang cerdas, unggul, dan berakhlak mulia.
Pertemuan konsolidasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu merumuskan berbagai rekomendasi program kerja yang strategis dan responsif terhadap isu-isu sosial kontemporer demi menjaga keberlanjutan marwah keluarga Minangkabau.
















