Bawa Nama Kota Solok ke Panggung Nasional, Nafla Shakira Raih Dua Gelar FEMI 2026

Bawa Nama Kota Solok ke Panggung Nasional, Nafla Shakira Raih Dua Gelar FEMI 2026

Solok, InfoPublikSolok – Membawa nama Kota Solok ke panggung nasional, Nafla Shakira berhasil meraih dua gelar bergengsi pada Festival Etnik Model Indonesia (FEMI) 2026, yakni Runner Up 1 FEMI 2026 dan Best Model FEMI 2026. Prestasi tersebut diraih Nafla sebagai satu-satunya perwakilan resmi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada ajang tingkat nasional tersebut.

Puncak kompetisi FEMI 2026 berlangsung di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta Selatan, 4–6 September 2026. Ajang yang diinisiasi dan diselenggarakan BC Production Jakarta di bawah kepemimpinan Benny Zaki itu diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Prestasi Nafla menjadi kebanggaan bagi Kota Solok sekaligus menunjukkan bahwa talenta generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional. Melalui penampilannya, Nafla turut membawa pesona budaya Minangkabau ke panggung nasional melalui busana dan penampilan bertema etnik.

Pimpinan BC Production sekaligus penanggung jawab FEMI 2026, Benny Zaki, mengatakan FEMI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi modeling, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan wastra serta budaya Nusantara kepada generasi muda.

“Melalui ajang ini, kita ingin melahirkan bibit-bibit model profesional yang tidak hanya memiliki teknik catwalk yang baik, tetapi juga memiliki kebanggaan terhadap identitas dan nilai-nilai budaya etnik daerahnya masing-masing,” ujar Benny saat membuka kegiatan.

Selama tiga hari pelaksanaan, para finalis mendapatkan berbagai pembekalan untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri. Pada hari pertama, peserta mengikuti materi dasar akting yang disampaikan aktor senior Rudi Affandy, serta menampilkan bakat masing-masing melalui talent show.

Para peserta juga mendapatkan pelatihan teknik modeling dari aktris sekaligus juri dan coach utama, Arzeti Bilbina. Dalam pembekalannya, Arzeti menekankan pentingnya karakter dan penjiwaan dalam membawakan busana bertema etnik.

“Seorang model etnik harus mampu menyatu dengan napas budaya yang melekat pada busana yang ia kenakan. Postur tubuh, gestur, hingga tatapan mata harus mampu memancarkan cerita dari kain tersebut,” tutur Arzeti.

Dengan disiplin, kerja keras, serta bimbingan para mentor, Nafla tampil meyakinkan di hadapan dewan juri. Kemampuannya merepresentasikan pesona budaya Minangkabau melalui penampilan etnik mengantarkannya meraih Runner Up 1 FEMI 2026 sekaligus Best Model FEMI 2026.

Dua penghargaan tersebut menjadi capaian membanggakan bagi Kota Solok dan Sumatera Barat. Prestasi Nafla sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Solok memiliki potensi untuk berprestasi dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah di tingkat nasional.


Komentar

Tinggalkan komentar