Bawakan \"Legenda Danau Kembar\", Siswi SDN 03 Kampung Jawa Mewakili Kota Solok pada Lomba Bertutur Tingkat Sumatera Barat

Bawakan \"Legenda Danau Kembar\", Siswi SDN 03 Kampung Jawa Mewakili Kota Solok pada Lomba Bertutur Tingkat Sumatera Barat

Padang, InfoPublikSolok - Talenta muda terbaik Kota Solok, Felicia Sumondang Situmorang, tampil memukau mewakili Kota Solok dalam ajang Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Sederajat se-Sumatera Barat yang digelar di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (8/7).

Keikutsertaan Felicia di tingkat provinsi ini merupakan buah manis dari prestasinya setelah berhasil meraih predikat pemenang pada Lomba Bertutur Festival Literasi Kota Solok Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok. Atas capaian luar biasa tersebut, siswi kelas VI SDN 03 Kampung Jawa ini dipercaya penuh menjadi utusan resmi Kota Solok di ajang bergengsi tingkat provinsi tahun 2026.

Pada kompetisi tahun ini, Felicia membawakan cerita rakyat populer Minangkabau berjudul "Legenda Danau Kembar". Narasi kearifan lokal ini dinilai sangat relevan untuk kembali digaungkan guna menanamkan nilai moral serta budaya daerah kepada generasi muda masa kini.

Dalam penampilannya di Padang, Felicia didampingi langsung oleh kedua orang tuanya beserta tim pembina dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok. Orang tua Felicia mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas pencapaian sang buah hati.

"Kami sangat bangga dapat mendampingi Felicia. Kesempatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk melatih rasa percaya diri, mengasah kemampuan bertutur, serta menumbuhkan kecintaan pada literasi dan budaya lokal. Apapun hasilnya nanti, keberanian Felicia untuk berdiri di panggung provinsi membawa nama Kota Solok sudah menjadi prestasi yang luar biasa bagi kami," ungkap orang tua Felicia.

Sementara itu, Pustakawan Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Sevri Pebriona, S.Sos., M.I.Kom, yang turut mendampingi selama kegiatan berlangsung, menegaskan bahwa Lomba Bertutur merupakan sarana strategis dalam membangun karakter anak melalui kebiasaan membaca.

"Lomba bertutur ini bukan sekadar ajang mengejar piala, melainkan komitmen nyata daerah dalam menggemakan minat baca dan kecintaan anak terhadap literasi. Melalui kisah-kisah inspiratif dan nilai kearifan lokal yang dibawakan, peserta diajak memperkuat karakter diri. Penampilan Felicia diharapkan mampu memikat hati dewan juri sekaligus mengharumkan nama Kota Solok di tingkat provinsi hingga jenjang yang lebih tinggi," tutur Yona.

Melalui keikutsertaan Felicia pada ajang ini, Pemerintah Kota Solok terus berkomitmen untuk memberikan ruang dan dukungan penuh bagi tumbuh kembang potensi generasi muda, khususnya dalam penguatan literasi dan pelestarian budaya daerah.


Komentar

Tinggalkan komentar