Dukung Program 3 Juta Rumah, Kota Solok Siapkan 360 Unit BSPS Tahun 2026
Solok, InfoPublikSolok — Pemerintah Kota Solok terus mendukung upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Program Bedah Rumah Tahun 2026. Sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan program, sebanyak 62 calon penerima bantuan dari seluruh kelurahan di Kecamatan Lubuk Sikarah mengikuti sosialisasi di Aula Kantor Camat Lubuk Sikarah, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, dan turut dihadiri Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) Hanif, Kepala Bidang PKP Lili Andriani, perwakilan Satker PKP Sumatera Barat Yulda selaku pemateri, Camat Lubuk Sikarah, para lurah se-Kecamatan Lubuk Sikarah, serta Koordinator dan Tim BSPS Kota Solok.
Dalam sambutannya, Wali Kota Solok berharap program BSPS dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mewujudkan rumah yang aman, nyaman, dan layak huni bagi keluarga penerima manfaat.
“Semoga bantuan dan kegiatan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ini dapat meringankan beban masyarakat. Kita syukuri bersama, dan insyaallah program seperti ini dapat terus dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ramadhani juga berharap rumah yang dibangun maupun diperbaiki melalui program tersebut dapat meningkatkan kenyamanan serta memberikan kebahagiaan bagi keluarga penerima manfaat.
Perwakilan Satker PKP Sumatera Barat, Yulda, menjelaskan bahwa sosialisasi merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan BSPS. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada calon penerima terkait persyaratan, tahapan pembangunan, hingga pemanfaatan bantuan.
Menurutnya, usulan calon penerima sebelumnya telah diinput melalui aplikasi SIBARU Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Setiap penerima bantuan memperoleh dana sebesar Rp20 juta, yang terdiri atas Rp2,5 juta untuk upah dan Rp17,5 juta untuk bahan bangunan. Para penerima juga akan dikelompokkan berdasarkan lokasi untuk memudahkan proses pendampingan oleh Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL).
Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok Hanif menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung pelaksanaan program melalui pendampingan dan koordinasi bersama seluruh pihak terkait.
“Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan hunian yang lebih layak. Kita berharap seluruh pihak menjalankan perannya dengan baik agar bantuan benar-benar memberikan manfaat,” ungkap Hanif.
Untuk tahun 2026, Kota Solok direncanakan memperoleh alokasi sebanyak 360 unit rumah melalui program tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung Program 3 Juta Rumah.
Melalui sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program BSPS diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas hunian sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang lebih layak bagi masyarakat Kota Solok.

























