Sinergi Pemko Solok dan BAZNAS, Rehabilitasi Rumah Warga Disiapkan Berbasis Kondisi Bangunan
Solok, InfoPublikSolok - Pemerintah Kota Solok melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Solok dalam mendukung rehabilitasi rumah warga agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan bangunan.
Dukungan tersebut dilakukan melalui survei lapangan terhadap rumah warga di Kelurahan Tanah Garam, Kamis (6/8/2026), sebagai tindak lanjut atas bantuan rehabilitasi rumah yang disalurkan BAZNAS Kota Solok kepada warga penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kota Solok meminta dukungan teknis Dinas PerkimLH untuk melakukan perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) rehabilitasi rumah. Perhitungan tersebut diperlukan agar rencana pekerjaan dapat disesuaikan dengan kondisi fisik bangunan dan ketersediaan anggaran yang diperkirakan sebesar Rp30 juta.
Tim Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melakukan peninjauan langsung untuk melihat kondisi fisik rumah sekaligus mengidentifikasi bagian bangunan yang membutuhkan perbaikan.
Hasil survei tersebut menjadi bahan dalam penyusunan RAB dan penentuan kebutuhan pekerjaan rehabilitasi secara lebih tepat dan efisien. Dengan demikian, bantuan yang tersedia dapat diarahkan pada bagian rumah yang memang membutuhkan penanganan.
Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok, Hanif, mengatakan dukungan teknis tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama BAZNAS dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak.
“Kami siap memberikan dukungan teknis, termasuk melakukan survei dan menghitung RAB sesuai kondisi rumah dan anggaran yang tersedia. Dengan perhitungan yang tepat, diharapkan rehabilitasi dapat dilaksanakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat maksimal bagi penerima bantuan,” ujar Hanif.
Sinergi antara Pemko Solok melalui Dinas PerkimLH dan BAZNAS Kota Solok tersebut diharapkan dapat memperlancar proses rehabilitasi sekaligus meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Kolaborasi ini juga menunjukkan pentingnya dukungan teknis pemerintah dalam memastikan bantuan sosial untuk perbaikan rumah dapat direncanakan secara tepat, sesuai kondisi bangunan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi penerima.

























